Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ribuan Pelari "Birukan" Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP 2026
Ribuan pelari birukan Sirkuit Mandalika dalam ajang Pocari Sweat Run Lombok 2026 kategori 4,3 K, Sabtu (11/7/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Lombok Tengah, IDN Times - Sebanyak 9.200 pelari dari berbagai penjuru Tanah Air ikut dalam ajang Pocari Sweat Run Lombok yang digelar 11-12 Juli 2026. Ajang lari bergengsi skala nasional ini melombakan empat kategori yaitu 4,3 K (Sunset Run), 10K, Half Marathon dan Marathon (Sunrise Run).

Pada Sabtu sore, ribuan pelari "membirukan" Sirkuit Mandalika untuk lari kategori 4,3 K atau Sunset Run. Sedangkan tiga kategori lainnya dilombakan pada Minggu (12/7/2026). Kehadiran event-event tersebut menjadi rangkaian jelang penyelenggaraan MotoGP Mandalika yang akan digelar pada Oktober mendatang.

1. Gubernur NTB berharap ajang Pocari Sweat Run menjadi lari marathon kelas dunia

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengatakan penyelenggaraan event lari ini merupakan kedua kalinya di KEK Mandalika. Berbagai penyempurnaan dilakukan berdasarkan evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya sehingga kualitas penyelenggaraan terus meningkat dan semakin mendekati standar internasional.

"Kita berharap event ini berkembang menjadi world class marathon, sehingga mampu menarik lebih banyak peserta mancanegara untuk datang ke Lombok," kata Iqbal di Sirkuit Mandalika, Sabtu (11/7/2026).

Iqbal mengatakan bahwa pengembangan sport tourism merupakan salah satu strategi Pemprov NTB untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat.

Event olahraga tidak hanya menghadirkan ribuan peserta, tetapi juga mendorong wisatawan tinggal lebih lama, menikmati destinasi wisata, kuliner lokal, produk UMKM, hingga berbagai atraksi budaya yang dimiliki NTB.

2. Perbanyak event olahraga skala nasional dan internasional

Ribuan pelari birukan Sirkuit Mandalika dalam ajang Pocari Sweat Run Lombok 2026 kategori 4,3 K, Sabtu (11/7/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Iqbal menegaskan, Pemprov NTB akan terus memperbanyak penyelenggaraan event olahraga berskala nasional maupun internasional. Hal itu sebagai bagian dari penguatan ekosistem sport tourism di KEK Mandalika.

Selain lomba lari, penyelenggaraan tahun ini juga diramaikan berbagai side event yang dapat dinikmati masyarakat luas. Sehingga manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan para pelari, tetapi juga pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat di sekitar kawasan Mandalika.

3. Wamenpora: olahraga berkembang menjadi gaya hidup

Wamenpora Taufik Hidayat. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat, mengatakan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendukung pengembangan sport tourism di NTB. Menurutnya, olahraga kini telah berkembang menjadi gaya hidup sekaligus sektor yang mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah.

"Event seperti ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Kami berharap semakin banyak penyelenggara maupun brand nasional yang menghadirkan event berskala besar di NTB," kata dia.

Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, menyebut total peserta dalam ajang Pocari Sweat Run Lombok 2026 sebanyak 9.200 orang. Sekitar 72 persen berasal dari luar Pulau Lombok. Sehingga event tersebut mendatangkan banyak wisatawan dari berbagai daerah di Tanah Air.

"Kami berharap para peserta tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga menikmati destinasi wisata, kuliner, dan berbagai atraksi di Lombok sehingga manfaat sport tourism dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," kaya Puspita.

Curated For You

Editorial Team

Related Article