Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hattrick! Kota Mataram Kembali Juara Umum Porprov NTB 2026
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana mengangkat piala juara umum Porprov NTB 2026 pada acara penutupan di GOR 17 Desember Turida Kota Mataram, Sabtu (25/7/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times - Kontingen Kota Mataram mencetak hattrick dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII Tahun 2026. Kota Mataram berhasil meraih juara umum tiga kali berturut-turut dalam ajang olahraga multievent empat tahunan tersebut.

"Kami mengucapkan selamat kepada Kota Mataram yang tiga kali berturut-turut berhasil mempertahankan menjadi juara umum," kata Ketua KONI NTB Mori Hanafi saat penutupan Porprov NTB 2026 di GOR 17 Desember, Turida, Kota Mataram, Sabtu (25/7/2026) sore.

1. Daftar perolehan medali emas 10 kabupaten/kota

Piala juara umum Porprov NTB 2026 diraih Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mori menyebutkan, Kota Mataram berhasil meraih juara umum Porprov NTB 2026 dengan perolehan 200 medali emas. Disusul Lombok Tengah 117 medali emas, Lombok Barat 74 medali emas, Kabupaten Sumbawa Barat 64 medali emas, dan Lombok Timur 63 medali emas.

Berikutnya, Kabupaten Lombok Timur dengan perolehan 63 medali emas, Kabupaten Sumbawa dengan perolehan 54 medali emas, Kota Bima dengan perolehan 45 medali emas, Kabupaten Dompu dengan perolehan 44 medali emas, Kabupaten Bima dengan perolehan 16 medali emas dan posisi paling buncit Kabupaten Lombok Utara dengan perolehan 15 medali emas.

Dengan hattrick juar umum, kata Mori, maka piala bergilir yang diserahkan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal akan menjadi milik Kota Mataram. "Ini sesuai dengan ketentuan. Jadi pialanya ini tidak akan diserahkan lagi pada Porprov yang berikut, kita harus buat piala yang baru," jelas Mori.

2. Porprov NTB diklaim dihadiri 200 ribu penonton

Ketua KONI NTB Mori Hanafi. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Pada kesempatan tersebut, Mori juga mengeklaim bahwa Porprov NTB 2026 dihadiri sebanyak 200 ribu penonton. Dia menyebutkan perputaran ekonomi selama pelaksanaan Porprov NTB 2026 sebesar Rp100 miliar lebih yang terdiri dari untuk hotel, restoran, pembelian suvenir, transportasi, dan lain-lain.

Dari rumusan hasil Porprov NTB 2026, kata Mori, KONI NTB akan melakukan pemetaan cabor-cabor yang akan bisa bermain pada PON 2028. Kemudian KONI NTB juga akan melakukan pemetaan nomor pertandingan.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penentuan atlet-atlet yang akan dapat bermain pada PON 2028. Dia juga mengusulkan kepada Gubernur dan Ketua DPRD NTB agar KONI diperkenankan melakukan Pelatda jangka panjang sampai PON 2028.

"Mengingat mitra kami yaitu DKI dan Nusa Tenggara Timur saat ini sudah melakukan Pelatda jangka panjang dalam rangka persiapan PON 2028," ujarnya.

Porprov NTB 2026 terdiri dari 51 cabor dan 702 nomor pertandingan dengan lebih dari 6.000 babak pertandingan. Dalam pelaksanaan pertandingan, Mori mengatakan mayoritas pertandingan berjalan dengan baik dan hasilnya sesuai dengan yang diinginkan.

"Ada beberapa insiden yang dapat kami laporkan dalam kesempatan ini, satu babak di voli, satu babak di silat, satu babak di BMX dan satu babak di drumband. Jadi persoalannya hanya di tiga babak plus drumband dari 6.000 babak pertandingan yang kita pertandingkan," kata dia.

3. Gubernur NTB: baik buruk penyelenggaraan Porprov hasil kerja kita bersama

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Sementara, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan selamat kepada semua kabupaten/kota yang meraih medali emas, perak dan perunggu. Dia mengatakan semua menang dalam Porprov NTB kali ini.

"Dengan sudah berakhirnya Porprov ini dan berlangsung relatif lancar, maka kita menyelesaikan satu lompatan menuju PON 2028," kata Iqbal.

Iqbal mengatakan baik dan buruk penyelenggaraan Porprov NTB 2026 merupakan hasil kerja bersama. "Kita semua berada di belakang baiknya Porprov ini dan kekurangan dari Porprov ini," tambahnya.

Dia mengajak semua pihak untuk belajar dari hal yang baik dalam pelaksanaan Porprov NTB 2026. Serta melengkapi kekurangan-kekurangan selama pelaksanaan Porprov NTB 2026. Karena menurutnya, PON 2028 bukan lagi pilihan tetapi sebuah keniscayaan.

"Ini sudah jadi takdir kita, kita akan menjadi tuan rumah PON 2028. Karena itu, kepada semua atlet, kepada semua anggota pengurus KONI Pusat maupun Kabupaten/Kota, mulai hari ini kita fokus mempersiapkan PON 2028," ajaknya.

Pada PON 2028, NTB harus menjadi penyelenggara terbaik. Kemudian, NTB ingin meningkatkan prestasi dengan atlet-atlet yang dimiliki sendiri. "Kita ingin apa pun hasilnya, yang harus masuk adalah atlet kita sendiri," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article