Mataram, IDN Times - Ketua KONI Nusa Tenggara Barat (NTB) Mori Hanafi membantah anggapan bahwa pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII Tahun 2026 berlangsung gagal akibat sejumlah insiden kericuhan di beberapa cabang olahraga (cabor).
Menurut Mori, kericuhan yang terjadi hanya melibatkan sebagian kecil pertandingan dibandingkan total lebih dari 6.000 pertandingan yang digelar pada ajang olahraga terbesar di NTB tersebut.
"Ini memang menjadi bahan evaluasi kami. Tapi kalau mau jujur, ada lebih dari 6.000 pertandingan yang dipertandingkan. Masa karena tiga cabang olahraga yang bermasalah, seluruh Porprov dianggap rusak," kata Mori usai penutupan Porprov NTB 2026 di GOR 17 Desember Turida, Kota Mataram, Sabtu (25/7/2026).
