Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

85 Pembalap Komunitas JDM Geber Mobil Sport di Sirkuit Mandalika

ilustrasi deretan mobil sport Komunitas JDM yang akan digeber di Sirkuit Mandalika. (IDN Times/Muhammad Nasir)
ilustrasi deretan mobil sport Komunitas JDM yang akan digeber di Sirkuit Mandalika. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times - Sebanyak 85 pembalap dari Komunitas Japanese Domestic Market (JDM) Indonesia menggeber mobil sport di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin dan Selasa, 29 - 30 April 2024. Kegiatan bertajuk JDM Funday 2024 melombakan dua kelas yaitu standar dan race.

Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Reza Warokka mengatakan kegiatan ini dilaksanakan langsung Mandalika Grand Prix Association (MGPA). MGPA merupakan anak usaha dari ITDC sebagai pemilik Sirkuit Mandalika.

"Kegiatan JDM Funday 2024 dilaksanakan mulai Senin sampai Selasa, pekan depan dilaksanakan langsung MGPA. Kami ITDC mendukung sepenuhnya semua kegiatan-kegiatan yang dilakukan di Sirkuit Mandalika," kata Troy usai bertemu Pj Gubernur NTB di Mataram, Sabtu (27/4/2024) sore.

1. Sirkuit Mandalika bukan hanya untuk balap roda dua

Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Troy menyatakan Sirkuit Mandalika bukan hanya untuk gelaran balap roda dua. Di sini juga dapat digunakan untuk balap roda empat.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah NTB, semua kegiatan yang dilaksanakan di Sirkuit Mandalika nyaris terisi sampai Desember 2024. Baik event nasional maupun internasional.

"Sirkuit ini bukan hanya untuk penggemar otomotif tetapi juga bagaimana menjadi daya tarik pariwisata. Karena begitu sirkuit ini ramai, maka memberikan dampak ekonomi di NTB. Bukan hanya dampak olahraga, namun juga ekonomi dan pariwisata," ujarnya.

Troy menyebutkan pada kegiatan JDM Funday 2024 di Sirkuit Mandalika, ada 85 pembalap mobil sport yang ikut berpartisipasi. Mereka berasal dari Komunitas Mobil JDM Jakarta dan Kota Mataram.

Dengan hadirnya JDM Funday 2024, ia mengundang semua komunitas otomotif di Indonesia untuk meramaikan Sirkuit Mandalika. Sirkuit Mandalika dapat digunakan untuk kegiatan olahraga otomotif yang fun maupun balap.

"Sekarang ada yang mengatakan tidak ke NTB kalau tidak ke Sirkuit Mandalika. Oleh karena itu, kami terus membuat kegiatan-kegiatan di Sirkuit Mandalika," kata Troy.

2. Usung konsep balapan time attack

Para pembalap yang akan berlaga di JDM Funday 2024. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Para pembalap yang akan berlaga di JDM Funday 2024. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Ketua Pelaksana JDM Funday 2024 Yahya Adi Nugroho menjelaskan JDM Funday 2024 mengusung konsep time attack. Konsep ini mulai dirintis sejak 2009. Menurutnya, konsep balapan time attack ini cukup bagus untuk sport tourism.

"Balapan yang belum umum di Indonesia tapi kita sudah mulai merintis konsep ini sejak 2009. Konsep ini lebih bagus untuk pariwisata karena pendaftar atau peserta tidak harus pembalap dengan mobil balap," terangnya.

Para peserta tidak harus merupakan seorang pembalap. Bisa juga mereka yang menjadi pencinta otomotif ikut berpartisipasi untuk mendapatkan pengalaman baru menggeber mobil sport JDM di lintasan sirkuit.

"Kelasnya kita bagi dua. Kelas standar dan kelas street atau kelas race. Dari kelas tersebut kita bisa merangkul komunitas yang lebih luas dari komunitas balap itu sendiri," terang Adi Nugroho.

3. Semakin memperkuat branding

Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Sementara, Penjabat (Pj) Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi mengatakan kegiatan JDM Funday 2024 semakin memperkuat branding NTB sebagai daerah sport tourism di Indonesia. Ia berharap semakin banyak komunitas otomotif yang menggelar kegiatan di Sirkuit Mandalika.

"Ketika MotoGP, banyak menyerap tenaga marshal. Tapi sekarang SMK Otomotif harus bersiap diri. Ada peluan mereka menyiapkan diri menjadi mekanik yang andal," ujar Gita.

Menurutnya, kegiatan otomotif di Sirkuit Mandalika memberikan peluang ekonomi dan usaha. Pemda sendiri telah menyiapkan dukungan rumah sakit dengan fasilitas standar internasional mengantisipasi adanya pembalap yang kecelakaan di Sirkuit Mandalika dengan didukung tenaga kesehatan yang kompeten.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Muhammad Nasir
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us