Kupang, IDN Times - Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, menyebutkan bahwa ada 11 desa pesisir di Kecamatan Aesesa yang ditinggalkan oleh warganya. Warga memilih untuk mengungsi akibat kekhawatiran terhadap dampak gempa magnitudo 7,7 dan getaran susulan yang masih terus terjadi sejak gempa mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.
“Mereka berpindah kurang lebih beberapa kilometer dari pesisir,” kata Gonzalo dalam pernyataannya, Kamis (20/8/2026).
