Mataram, IDN Times - Memasuki hari ketujuh pascagempa tektonik magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur, Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan operasi penyelamatan dan evakuasi medis darurat. Fokus utama penanganan saat ini tertuju pada wilayah-wilayah terisolasi yang mengalami kerusakan infrastruktur parah akibat guncangan gempa.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi petugas di lapangan adalah kondisi akses jalan darat yang terputus total serta jembatan penghubung yang sudah tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor. Akibat infrastruktur yang lumpuh tersebut, warga dan tim penyelamat harus berjibaku mengangkat korban dengan cara digendong melewati jembatan rusak sebelum bisa mendapatkan penanganan lanjutan.
