Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Seorang Remaja dan Balita Hilang Terseret Banjir di Lombok
Proses pencarian remaja yang terseret arus banjir di Lombok Tengah. (IDN Times/Istimewa)

Mataram, IDN Times - Bencana banjir akibat cuaca ekstrem di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebabkan seorang remaja dan balita terseret arus banjir, Senin (10/2/2025).

Kedua korban atas nama Khairul Iwan (15), warga Dusun Pringgarata Barat, Desa Pringgarata, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah dan Anna Septira (2), warga Dusun Esok, Desa Batu Putek, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur.

Khairul Iwan dilaporkan hilang terseret arus banjir saat sedang mandi di sungai wilayah setempat bersama teman-temannya. Sedangkan dilaporkan hilang terseret arus saat bermain di parit bersama bibinya.

1. Kantor SAR Mataram kerahkan tim rescue lakukan pencarian

Tim SAR gabungan lakukan pencarian. (IDN Times/Istimewa)

Kepala Siaga dan Operasi Kantor SAR Mataram, Saidar Rahmanjaya menjelaskan tim rescue Kantor SAR Mataram bersama dengan unsur terkait langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai dan memeriksa titik-titik yang potensial menjadi tempat keberadaan korban.
Namun hingga Senin (10/2/2025) sore, korban belum ditemukan. Sehingga pencarian dilanjutkan kembali pada Selasa (11/2/2025) hari ini.

Operasi pencarian melibatkan unsur dari Polsek Pringgarata, PMI Lombok Tengah, Tagana Lombok Tengah, Damkar Lombok Tengah, BPBD Lombok Tengah, dan masyarakat setempat.

2. Balita terseret arus banjir saat bermain di parit

Proses pencarian balita yang hilang terseret arus banjir di Lombok Timur. (IDN Times/Istimewa)

Sementara itu, seorang balita perempuan berusia 2 tahun Anna Septira, terseret arus saat bermain di parit bersama bibinya di Dusun Esok, Desa Batu Putek, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur.

Saidar menjelaskan kejadian tersebut terjadi pada siang hari kemarin saat arus air sedang deras. "Kami telah berupaya untuk menemukan balita tersebut, namun hingga saat ini hasil masih nihil," kata Saidar, Selasa (11/2/2025).

3. Sisir sungai dan bendungan

Tim SAR gabungan menyisir sungai untuk pencarian korban. (IDN Times/Istimewa)

Memasuki hari kedua, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Kayangan, SAR Unit Lombok Timur, Polsek Keruak, Koramil Keruak, BPBD Lombok Timur, Damkarmat Lombok Timur, dan masyarakat setempat melakukan pencarian di aliran parit dan Bendungan Jerowaru.

“Hari ini tim SAR gabungan dibagi menjadi dua tim, ada yang penyisiran di sungai dan pencarian di bendungan,” jelas Saidar.

Adapun peralatan yang digunakan antara lain perahu karet, aqua eye, mesin motor tempel, kendaraan operasional, medis, komunikasi, dan pendukung lainnya.

Editorial Team

Related Article