Pemkab Lotim Laksanakan Program Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibaran

Lombok Timur, IDN Times - Program unggulan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo-Gibran mulai dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Program ini mulai dilakukan di Desa Kembang Kuning.
Pemerintah Desa (Pemdes) Kembang Kuning meluncurkan program makan bergizi gratis. Peluncuran disaksikan Direktur Pengembangan Produk Unggulan Desa Kementrian Desa, M. Fahri bersama Direktur II Kejaksaa Agung RI, Basuki Sukardjono didampingi sejumlah OPD Lingkup Pemda Lotim.
1. Koordinir 1700 sekolah

Penjabat Sekda Lotim, Hasni mengatakan, Pemkab Lotim menyambut baik inisiasi Desa Kembang Kuning untuk ikut serta dalam menjalankan program makan bergizi gratis bagi masyarakat. Karena program makan bergizi gratis juga akan dianggarkan dari APBD Lombok Timur.
Hasni mengatakan di bawah kewenangan Pemkab Lotim, terdapat 1700 sekolah yang terdiri dari 900 sekolah SD dan SMP. Selain itu ada juga 800 sekolah swasta. Ribuan sekolah tersebut nantinya akan diakomodir untuk menjadi penerima manfaat program makan bergizi gratis.
“Jika sekolah TK juga dimasukkan maka ada dua ribuan sekolah yang akan kita koordinir,,” jelasnya.
2. Siap backup pemerintah pusat jalankan program makan bergizi gratis

Hasni mengatakan bahwa Pemkab Lotim telah siap menjalankan program unggulan makan bergizi gratis presiden terpilih. Untuk menjalankan program tersebut pihaknya akan mengupayakan untuk menyiapkan dapur umum di setiap kecamatan. Tinggal menunggu petunjuk teknis untuk menjalankan program tersebut. Karena menurutnya ini merupakan program mulia.
"Desa dalam hal ini posisinya hanya sebagai pendukung, karena tidak semua desa dapat ambil bagian menjalankan program. Tetapi dengan adanya anggaran stunting yang dikelola desa, Pemerintah desa harus mengambil bagian menyukseskan program makan bergizi gratis ini," jelasnya.
3. Pemerintah desa harus siap menjalankan program makan bergizi gratis

Diirektur Pengembangan Produk Unggulan Desa Kementrian Desa, M. Fahri merespons baik langkah yang nantinya dijalankan Pemda Lotim untuk kelancaran program makan bergizi gratis ini. Langkah tersebut juga menjadi bekal dari pemerintah pusat dan daerah untuk menggapai bonus demografi 2025 mendatang.
“Kami diajak kesini untuk melihat makan siang bergizi, apalagi kedepan desa menjadi ekosistem program dan mau tidak mau desa harus siap," ungkapnya.
Dia juga menitipkan harapan, agar peluncuran makan bergizi gratis Desa Kembang Kuning ini dijalankan secara harian, karena yang harus pihak Desa utamakan adalah bagaimana menyiapkan SDM yang memasak dan mengantarkan.
“Juga bagaimana penyediaan bahan baku, kalau sasaran 600 orang setiap hari berarti harus ada 600 telur siap harinya belum lagi komponen bahan makanan yang lain,” tutupnya.



















