Mataram, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Resor Torean dan Senaru, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) mulai mereda pada hari kesembilan kebakaran. BTNGR mencatat luas areal kawasan hutan yang terbakar 1.098,75 hektare.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha BTNGR Astekita Ardiaristo mengatakan vegetasi yang terbakar berupa hutan cemara gunung, semak belukar, perdu, rumput, savana pegunungan dan dedaunan kering. Meski kabakaran hutan di kawasan Gunung Rinjani sudah mereda, namun jalur pendakian Torean dan Senaru di Lombok Utara masih ditutup sementara.
"Masih dilakukan beberapa upaya pemadaman dikarenakan masih terlihatnya asap dari bara yang masih menyala. Tim melakukan pemadaman sebagai upaya memastikan tidak ada lagi indikator api yang berpeluang menjadi kebakaran," kata Astekita, Kamis (1/10/2026).
