Bima, IDN Times- Mahasiswa dan petani yang tergabung dalam aliansi Laskar Tani NTB gedor Kantor Bupati Bima, Kamis siang (2/6/2022). Pada aksinya, mereka sempat memblokade jalan beberapa kali, namun tidak bertahan lama setelah dihalau oleh petugas yang tengah berjaga.
Dalam orasinya, mereka mendesak pemangku kebijakan agar memberikan solusi atas kondisi harga jagung yang setiap hari terus merosot. Harga komoditas unggulan NTB itu dinilai tidak sebanding dengan biaya produksi yang dihabiskan petani membeli pestisida dan pupuk.
Selain harga, massa aksi juga meminta bentuk Perda pemberdayaan dan perlindungan petani. Termasuk memfungsikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai distributor pupuk, agar harga bisa terjangkau.
