TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Sempat Dirawat Intensif, TKW Asal Dompu Meninggal Dunia di Arab Saudi

Keluarga menunggu jasad Lilis dipulangkan

timlo.net

Dompu, IDN Times - Nasib malang dialami tenaga kerja wanita (TKW) bernama Lilis Suryani, warga Desa Bali Bunga Kecamatan Woja Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Ibu Rumah Tangga (IRT) berusia 42 tahun ini dilaporkan meninggal dunia setelah dirawat intensif di salah satu rumah sakit (RS) di Negara Arab Saudi.

"Korban mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat (28/10/2022) pekan kemarin," jelas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Dompu, Syamsul Ma'arif yang dikonfirmasi IDN Times, Selasa (1/11/2022).

Baca Juga: Krisis Air, Warga Bima Enggan Tempati Rumah Relokasi Banjir

1. Miliki riwayat penyakit TBC

nearsay.com

Syamsul Ma'arif mengatakan bahwa dirinya pertama kali menerima informasi soal korban dari BP2MI Mataram pada 4 Oktober 2022 lalu. Saat itu Lilis Suryani dilaporkan sedang dirawat di salah satu RS Arab Saudi, karena menderita penyakit kronis.

"Kami lalu diminta telusuri keluarga korban dan akhirnya ditemukan," terang dia.

Kepada pihaknya, keluarga mengaku jika korban memiliki riwayat penyakit TBC dan mulai bekerja di Arab Saudi pada akhir tahun 2021 lalu. Di negara timur tengah itu, Lilis Suryani bekerja sebagai pengasuh lanjut usia (Lansia).

"Dia memilih jadi TKW karena desakan kebutuhan ekonomi keluarga," bebernya mengutip keterangan keluarga korban.

2. Tiga pekan dirawat lalu dikabarkan meninggal dunia

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mardya Shakti)

Saat kunjungan itu, keluarga berharap Lilis bisa melawan penyakit yang dialami, agar bisa kembali pulang dalam kondisi selamat ke tanah air. Namun Tuhan berkata lain, kondisi Lilis justru dari hari ke hari kian kritis hingga akhirnya dilaporkan meninggal dunia pada 28 Oktober pekan lalu.

"Sama seperti sebelumnya, kami dapat informasi kematian korban dari BP2MI Mataram. Dia meninggal dunia setelah tiga pekan dirawat di rumah sakit," terangnya. 

Baca Juga: Blokade Jalan Tuntut Koruptor Dibebaskan, 3 Warga Bima Jadi Tersangka 

Berita Terkini Lainnya