Kepala BPS Provinsi NTB Wahyudin. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Provinsi NTB pada Bulan April 2026 mencapai US$ 545,19 juta atau naik 1.294,11 persen dibanding ekspor Bulan April 2025. Kelompok komoditas ekspor Provinsi NTB yang terbesar adalah barang galian/tambang non migas sebesar US$ 514.210.418 (94,32 persen), tembaga sebesar US$ 21.590.909 (3,96 persen), perhiasan atau permata sebesar US$ 7.503.352 (1,38 persen), ikan dan udang sebesar US$ 918.278 (0,17 persen), serta daging dan ikan olahan sebesar US$ 257.422 (0,05 persen).
Pada April 2026, ekspor provinsi NTB yang terbesar ditujukan ke Tiongkok (94,37 persen), Thailand (3.97 persen), Hongkong (1,18 persen), Amerika Serikat (0,20 persen), Jepang (0,19 persen) dan Lainnya (0,09 persen). Kepala BPS NTB Wahyudin mengatakan nilai ekspor Provinsi NTB pada April 2026 meningkat dibandingkan April 2025 sebesar 1.294,11 persen.
Peningkatan ini didorong oleh adanya ekspor barang tambang berupa bijih tembaga dan konsentratnya serta peningkatan ekspor barang non tambang berupa perak hasil industri smelter. Sementara itu, jumlah ekspor barang non-tambang mengalami penurunan dibandingkan bulan April 2025. "Penurunan ini disebabkan oleh penurunan ekspor tembaga hasil industri smelter," kata Wahyudin.