Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Toprak Razgatlioglu Ingin Warm-up MotoGP Tetap Ada

Kota Mataram
2 min read
Toprak Razgatlioglu Ingin Warm-up MotoGP Tetap Ada
Pembalap MotoGP, Toprak Razgatlıoğlu. (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • Toprak Razgatlıoğlu ingin sesi warm-up tetap ada dalam format MotoGP 2027 karena membantu pembalap merasakan motor, menguji setelan, dan menemukan solusi sebelum balapan.

  • Ia mendukung pemisahan kualifikasi sprint dan Grand Prix karena memberi peluang memperbaiki catatan waktu serta posisi start, setelah kerap memulai balapan dari belakang.

  • Menjelang Mandalika, Toprak mengenang gelar juara pertamanya bersama Yamaha pada 2021 dan berharap meraih hasil spesial di lintasan yang ia sukai.

  • Toprak Razgatlioglu mendukung pemisahan kualifikasi sprint dan Grand Prix MotoGP 2027 karena memberinya peluang memperbaiki catatan waktu serta posisi start.
  • Ia meminta sesi warm-up tetap tersedia sekitar 10 menit agar pembalap dapat merasakan motor dan menguji setelan sebelum balapan.
  • Menjelang balapan Mandalika, Toprak mengenang gelar juara pertamanya bersama Yamaha pada 2021 dan berharap meraih hasil spesial di lintasan tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lombok Tengah, IDN Times - Toprak Razgatlioglu menginginkan sesi warm-up tetap tersedia dalam format baru MotoGP 2027. Ia menilai sesi sebelum balapan itu penting untuk merasakan motor dan mencoba setelan.

Di sisi lain, Toprak menyukai pemisahan kualifikasi sprint dan Grand Prix karena memberinya kesempatan memperbaiki posisi start. Menjelang balapan di Mandalika, ia juga mengenang gelar juara pertama yang diraihnya di Sirkuit Mandalika pada 2021.

  1. 1. Dua kualifikasi membuka kesempatan start lebih depan

    Toprak Razgatlıoğlu (X/@toprak_tr54)
    Toprak Razgatlıoğlu (X/@toprak_tr54)

    Toprak melihat dua sesi kualifikasi sebagai kesempatan untuk memulai balapan dari posisi yang lebih baik. Ia mengatakan selalu start dari posisi paling belakang pada balapan-balapan terakhir.

    Menurut Toprak, performa motornya kerap membaik pada Sabtu dan terkadang setelah hari itu, sehingga ia membutuhkan kualifikasi lain untuk memperbaiki catatan waktu. Meski menyukai pemisahan kualifikasi, ia juga menginginkan tambahan waktu pada FP1, FP2, dan FP3.

    “Kamu tahu, kami selalu meningkatkan performa motor pada hari Sabtu dan terkadang setelah hari Sabtu. Namun saya butuh kualifikasi lain untuk mendapat catatan waktu lap yang lebih baik dan mungkin memulai dari posisi yang bagus.” kata Toprak.

  2. 2. Warm-up membantu merasakan motor sebelum balapan

    IMG-20261008-WA0061.jpg
    Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Toprak menilai warm-up penting karena memberi kesempatan mengendarai dan merasakan motor sebelum balapan. Dalam sesi itu, pembalap juga bisa mencoba setelan berbeda dan menemukan sesuatu yang berguna.

    Ia mempertanyakan apakah waktu pembukaan pit lane bisa menggantikan kebutuhan itu ketika bahan bakar sudah berada pada batas maksimal. Toprak berharap penyelenggara mempertimbangkan kembali sesi warm-up dengan menyediakan waktu sekitar 10 menit.

    “Itulah mengapa warm-up itu penting, terkadang kamu menemukan sesuatu saat warm-up. Dan ini sangat penting, saya berharap mereka mengubah hal ini.” ujarnya.

  3. 3. Mandalika menyimpan kenangan gelar juara pertama

    IMG-20261008-WA0050.jpg
    Para pembalap mengikuti pengenalan lintasan (track familiarisation) Sirkuit Mandalika, Kamis (8/10/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Toprak mengenang Mandalika sebagai tempat ia meraih gelar juara pertama bersama Yamaha pada 2021. Ia mengatakan kenangan itu masih sangat indah karena memiliki arti yang spesial.

    Toprak juga menyampaikan kesukaannya terhadap lintasan Mandalika dan menyebut Indonesia sebagai negara Muslim. Ia berharap bisa meraih hasil yang spesial pada akhir pekan balapan di Mandalika.

    “Saya punya kenangan sangat manis pada tahun 2021 bersama Yamaha juga, saya meraih gelar juara pertama saya di Mandalika. Saya masih menyimpan kenangan yang sangat indah karena ini sangat spesial, ini adalah gelar juara pertama saya,” katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More