Polres Malaka Tangkap 9 Tersangka Kasus Tawuran Berdarah Akhir Tahun

- Identitas 9 tersangka belum diungkap
- Korban sempat menyerang warga sebelum tawuran terjadi
- Situasi kembali kondusif setelah tindakan penertiban dan pengamanan polisi
Kupang, IDN Times - Polisi menangkap sembilan pria tersangka terkait tawuran berdarah di Pasar Mingguan Besitaek, Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Informasi itu disampaikan Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar.
Tawuran melibatkan kelompok pemuda dari Desa Lorotolus dan Desa Umalawain ini terjadi Rabu siang (31/12/2025) sekitar pukul 12.00 WITA, yang menewaskan Yulius Bere alias Cinta (55 tahun). Sementara dua orang lainnya kritis.
1. Polisi belum mengungkap identitas para tersangka

Kapolres menyampaikan bahwa polisi masih memeriksa sembilan tersangka penyerangan dan penganiayaan. Penyidik tengah menyelidiki peran masing-masing tersangka dalam kejadian itu.
"Sembilan terduga pelaku sudah diamankan dan sedang diperiksa mendalam," ujar Kapolres dalam keterangannya, Sabtu (3/1/2026).
Polisi belum menyampaikan identitas para tersangka, namun Kapolres menyebut penyidik telah melakukan gelar perkara. Pihaknya juga telah meningkatkan status kasus ini ke penyidikan sejak 1 Januari 2026 atas Laporan Polisi Nomor LP/B/261/XII/2025/SPKT/Polres Malaka/Polda NTT.
2. Korban sempat menyerang

Tawuran ini bermula pukul 10.15 WITA saat Yulius Bere atau korban tewas ini bersama dua temannya sempat menyerang warga Dusun Lakulo, Desa Umalawain. Massa dari Umalawain lantas balas menyerang hingga ketiganya dikeroyok dengan batu, kayu, dan benda tajam hingga Yulius tak sadarkan diri.
Hal ini memicu warga Dusun Wanibesak, Desa Lorotolus, menyerang balik Dusun Lakulo hingga merusak dan membakar rumah serta bengkel milik Mikael Samara dan Nopriantus Klau di pinggir jalan raya.
"Satu motor juga hangus," ucap Kapolres.
3. Situasi kembali kondusif

Aksi saling serang ini sempat terekam dalam video amatir yang menunjukkan gerombolan pria tanpa mengenakan baju, memegang helm, kayu, batu, dan sajam di jalan raya. Kapolres Malaka menyatakan dia sempat turun langsung ke lokasi kejadian dan melakukan penertiban, pengamanan, penyekatan, dan pemantauan hingga situasi kembali kondusif.
"Situasi sudah kondusif. Kami imbau masyarakat tahan diri dan serahkan penanganan ke polisi," tegasnya.


















