Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
NTB Ajukan Kebutuhan 167.785 Tabung LPG 3 Kg Jelang Maulid
Ilustrasi tabung LPG subsidi 3 Kg. (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • Pemprov NTB mengajukan tambahan 167.785 tabung LPG subsidi 3 kg kepada Pertamina untuk kebutuhan Maulid Nabi pada 27-29 Agustus 2026, menindaklanjuti permohonan Hiswana Migas.
  • Kebutuhan tambahan terbesar berada di Pulau Lombok sebanyak 128.378 tabung, sedangkan Pulau Sumbawa 39.407 tabung; usulan ditujukan mencegah kelangkaan saat permintaan meningkat.
  • NTB akan menggelar pasar murah serentak di seluruh kabupaten/kota, menjual sembako dan LPG 3 kg dengan melibatkan Pertamina, Bulog, serta mitra terkait.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemprov NTB mengajukan tambahan pasokan 167.785 tabung LPG subsidi 3 kg kepada Pertamina menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
  • Who?
    Dinas ESDM NTB dipimpin Samsudin, Hiswana Migas NTB, Pertamina, serta Disperindag NTB yang dipimpin Lalu Wiranata terlibat dalam pengajuan dan antisipasi kebutuhan LPG.
  • Where?
    Pengajuan mencakup seluruh Nusa Tenggara Barat, dengan kebutuhan 128.378 tabung di Pulau Lombok dan 39.407 tabung di Pulau Sumbawa. Pasar murah dipusatkan di Kabupaten Bima.
  • When?
    Pengajuan disampaikan menjelang perayaan Maulid Nabi pada 27–29 Agustus 2026. Samsudin menyampaikan perkembangan ini di Mataram pada Jumat, 21 Agustus 2026.
  • Why?
    Tambahan pasokan diajukan karena kebutuhan LPG subsidi cenderung meningkat saat hari besar keagamaan, guna mencegah kelangkaan. Disperindag juga mengantisipasi lonjakan harga sembako dan LPG.
  • How?
    Hiswana Migas NTB mengirim surat permohonan kepada Dinas ESDM NTB, lalu diteruskan kepada Pertamina. Disperindag akan menggelar pasar murah serentak satu titik di tiap kabupaten/kota dengan Pertamina dan Bulog.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
NTB minta tambahan 167.785 tabung gas LPG 3 kg kepada Pertamina sebelum Maulid Nabi pada akhir Agustus 2026. Gas paling banyak dibutuhkan di Pulau Lombok. Pemerintah takut gas habis karena banyak orang memakainya saat hari besar. Sekarang mereka juga mau membuat pasar murah untuk jual makanan dan gas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mataram, IDN Times - Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) mengajukan tambahan kebutuhan LPG subsidi 3 kg ke Pertamina menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada akhir Agustus 2026. Pengajuan tambahan pasokan LPG 3 kg menindaklanjuti permohonan dari Hiswana Migas NTB.

Kepala Dinas ESDM NTB, Samsudin menyebutkan jumlah kebutuhan LPG subsidi 3 kg pada perayaan Maulid Nabi tanggal 27 hingga 29 Agustus 2026 sebanyak 167.785 tabung. "Sudah ada surat permohonan dari Hiswana Migas kepada kami dan kami sudah tindaklanjuti ke Pertamina dalam menghadapi Maulid," kata Samsudin di Mataram, Jumat (21/8/2026).

1. Kebutuhan LPG subsidi terbanyak di Pulau Lombok

LPG 3 Kg. (dok. Pertamina)

Samsudin menyebutkan total kebutuhan LPG 3 kg di NTB pada momen perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun 2026 sebanyak 167.785 tabung. Dengan rincian Pulau Lombok sebanyak 128.378 tabung dan Pulau Sumbawa 39.407 tabung.

Dia menjelaskan kebutuhan LPG subsidi setiap perayaan hari besar keagamaan nasional (HKBN) sering mengalami peningkatan. Sehingga untuk mencegah kelangkaan, diharapkan usulan tambahan pasokan disetujui oleh Pertamina.

"Karena kebutuhan pada hari besar keagamaan sering meningkat dan mencegah kelangkaan akibat kebutuhan yang meningkat," jelasnya.

2. Penyaluran rata-rata harian LPG 3 kg di NTB

LPG 3 Kg. (dok. Pertamina)

Berdasarkan data PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, penyaluran rata-rata harian LPG 3 Kg di NTB sebanyak 149.328 tabung atau setara dengan 448 Metrik Ton (MT). Rata-rata harian penyaluran LPG di Kabupaten Bima sebanyak 8.820 tabung atau setara dengan 26 MT, Kabupaten Dompu sebanyak 6.557 tabung atau 20 MT.

Kemudian untuk Kabupaten Lombok Barat, rata-rata harian penyaluran sebanyak 23.507 tabung atau 71 MT, Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 28.303 tabung atau 85 MT, Kabupaten Lombok Timur mencapai 34.930 tabung atau 105 MT.

Kabupaten Lombok Utara sebanyak 7.117 tabung atau 21 MT, Kabupaten Sumbawa memiliki rerata harian penyaluran sebesar 12.203 tabung atau 37 MT, Kabupaten Sumbawa Barat, rerata penyaluran harian tercatat sebesar 3.453 tabung atau 10 MT, Kota Bima sebesar 3.920 tabung atau 12 MT, dan Kota Mataram rata-rata penyaluran harian sebanyak 20.518 tabung atau 62 MT.

3. Gelar pasar murah sembako dan LPG 3 kg

Suasana di Pasar Induk Mandalika, Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB, Lalu Wiranata mengatakan pihaknya juga mengantisipasi lonjakan kenaikan harga sembako dan LPG 3 kg menjelang perayaan Maulid. Sehingga dilakukan gerakan pasar murah serentak di NTB yang dipusatkan di Kabupaten Bima.

"Kami mau menggelar pasar murah serentak di seluruh kabupaten/kota. Setiap kabupaten kota satu titik, nanti pasar lain mengikuti. Komoditas yang dijual sembako dan LPG 3 Kg. Karena itu kami libatkan Pertamina dan mitra-mitra Bulog," jelas Wiranata.

Curated For You

Editorial Team

Related Article