Mataram, IDN Times - BMKG Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis pada dasarian I Oktober atau periode 1 hingga 10 Oktober 2026. BMKG mencatat hari tanpa hujan (HTH) kian memanjang, sehingga kekeringan meteorologis semakin meluas di wilayah NTB.
Akibat HTH yang kian memanjang, terdapat 48 kecamatan di NTB yang masuk level awas kekeringan. Selain itu, sebanyak 10 kecamatan masuk level waspada dan siaga kekeringan.
Kepala Stasiun Klimatologi NTB Nuga Putrantijo menjelaskan curah hujan di wilayah NTB pada dasarian III September atau periode 21-30 September 2026, berada pada kategori rendah yakni 0-10 mm per dasarian. Berdasarkan monitoring HTH provinsi NTB, secara umum berada pada rentang menengah yakni 11-20 hari hingga kekeringan ekstrem yaitu di atas 60 hari.
"HTH terpanjang tercatat di Pos Hujan Belo dan Bolo Kabupaten Bima sepanjang 135 hari termasuk dalam kategori kekeringan ekstrem," kata Nuga, Rabu (30/9/2026).
