Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dua Unit Rumah dan Satu Minibus di Bima Ludes Terbakar

Dua Unit Rumah dan Satu Minibus di Bima Ludes Terbakar
Foto saat api membakar rumah korban (Dok/Istimewa)
Share Article

Bima, IDN Times - Dua unit rumah dan satu satu minibus ludes terbakar di Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Rabu (17/7/2024). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Korban terdampak hanya mengalami kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah.

"Iya, benar kejadian kebakaran terjadi tadi subuh," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bima, A Rifa'i dikonfirmasi, Rabu (17/7/2024).

1. Rata dengan tanah

Ilustrasi pentol korek api terbakar api (pexels.com/@skitterphoto)
Ilustrasi pentol korek api terbakar api (pexels.com/@skitterphoto)

Rifa'i mengatakan, dua rumah itu merupakan milik H Umar, orang tua dari Firdaus, anggota DPRD 2024 terpilih. Kemudian rumah Didik, 46 tahun, pegawai Bandara Sultan Muhammad Salahuddin (SMS) Bima.

“Kedua rumah yang terbakar tersebut sudah rata dengan tanah, gak ada yang berhasil diselamatkan,” terangnya.

2. Warga padamkan api dengan alat seadanya

Petugas dari Damkar Ngawi menyemprotkan air ke-rumah yang terbakar/ IDN Times/ Riyanto
Petugas dari Damkar Ngawi menyemprotkan air ke-rumah yang terbakar/ IDN Times/ Riyanto

Menurut Rifa'i, api pertama kali muncul di rumah milik H Umar. Warga yang melihat kepulan asap langsung teriak minta pertolongan dan berbondong-bondong memadamkan api dengan alat seadanya.

Sayangnya, upaya mereka tidak membuahkan hasil. Kobaran api justru semakin membesar hingga menjalar ke rumah korban bernama Didik.

"Apinya makin membesar, karena saat itu angin cukup kencang," bebernya.

3. Warga diimbau waspada

ilustrasi peralatan listrik (pixabay.com/Taken)
ilustrasi peralatan listrik (pixabay.com/Taken)

Api kemudian baru berhasil dipadamkan secara total setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) bersama petugas dikerahkan ke lokasi. Sementara itu, untuk penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek.

“Kami harap warga selalu waspada meninggalkan rumah, mengingat saat ini musim kemarau dan rentang terjadi kebakaran,” pungkas Rifa'i.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Juliadin JD
Linggauni -
Juliadin JD
EditorJuliadin JD

Latest News NTB

See More

Kini Boleh Keruk Emas, 3 Koperasi Tambang Peroleh Izin Operasi di NTB

06 Jun 2026, 17:01 WIBNews