Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Antusiasme Tinggi, Tiket MotoGP Mandalika 2026 Ludes Terjual

Kab. Lombok Tengah
4 min read
Antusiasme Tinggi, Tiket MotoGP Mandalika 2026 Ludes Terjual
Para penggemar membawa foto Marc Marquez dan Marco Bezzecchi di Teras Udayana Kota Mataram, Rabu (7/10/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • Seluruh kategori tiket MotoGP Mandalika 2026 habis terjual pada hari pertama balapan, Jumat 9 Oktober 2026, meski penyelenggara menyimpan alokasi cadangan untuk kebutuhan darurat.
  • ITDC menilai minat tinggi dipicu dukungan kepada Veda Ega Pratama dan Mario Aji, peluang Marc Marquez, serta side event kuliner dan musik termasuk penampilan Agnez Mo.
  • Penyelenggara tidak menambah kuota demi kapasitas, kenyamanan, dan keselamatan sirkuit; ITDC menargetkan 145 ribu penonton sepanjang akhir pekan, sementara tiket diskon warga NTB juga ludes.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

​Lombok Tengah, IDN Times - Antusiasme penonton menjelang balapan MotoGP Mandalika 2026 cukup tinggi terlihat dari progres pembelian tiket. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat tiket sudah ludes terjual pada hari pertama MotoGP Mandalika, Jumat (9/10/2026).

Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka mengatakan seluruh kategori tiket MotoGP Mandalika habis terjual pada hari pertama pembukaan balapan. "Tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika sold out, habis. Jadi tiket habis dan sampai hari ini, masih banyak orang yang mau beli tiket. Tapi ternyata saya diinfo oleh tim ticketing, oleh Goers bahwa tiket tidak tersedia di semua kategori," ungkap Troy.

Namun, penyelenggara tetap mengamankan sejumlah alokasi tiket cadangan yang disiapkan secara khusus untuk kebutuhan darurat atau situasional. Namun secara komersial, seluruh kategori tiket dipastikan sudah tidak bisa diakses oleh masyarakat umum karena sudah habis.

  1. 1. Efek dua pembalap Indonesia dan Marc Marquez

    IMG-20261007-WA0037.jpg
    Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Reza Warokka. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Troy mengungkapkan tingginya antusiasme penonton tahun ini efek dari dua pembalap Indonesia yang berlaga di kelas Moto3 dan Moto2, yaitu Veda Ega Pratama dan Mario Aji. Dukungan dari masyarakat yang ingin menonton langsung ke Sirkuit Mandalika menyebabkan penjualan tiket cepat habis.

    Selain itu, penggemar juga penasaran apakah pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez bisa meraih podium pada MotoGP Mandalika 2026. Pasalnya, sejak MotoGP Mandalika 2022 hingga 2025, Marc Marquez belum pernah finis di balapan utama.

    Untuk memberikan dukungan kepada dua pembalap Indonesia, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dijadwalkan hadir langsung ke paddock Veda Ega Pratama dan Mario Aji. Erick juga diagendakan bertemu dengan pembalap VR46 Racing Team yang mendapat dukungan penuh dari Pertamina.

    ​"Hari Minggu itu Moto3 dan Moto2 akan tanding, ada pembalap Indonesia. Start pukul 11.30 WITA. Hari Minggu Menpora akan hadir secara khusus mensupport pembalap kita," jelas Troy.

  2. 2. Efek FOMO Agnez Mo

    IMG-20261009-WA0055.jpg
    Sesi practice MotoGP Mandalika, Jumat (9/10/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Selain faktor balapan di lintasan, Troy mengatakan keberhasilan penjualan MotoGP Mandalika tahun ini didorong side event. Penyelenggaraan festival kuliner dan hiburan musik artis papan atas sukses menciptakan fenomena fear of missing out (FOMO) di tengah masyarakat. Salah satu magnet terbesar adalah penampilan musisi internasional asal Indonesia, Agnez Mo.

    ​"Karena Agnez Mo hanya tampil di FIFA ASEAN Cup, kembali ke Amerika dan kembali lagi ke Mandalika untuk MotoGP, kembali lagi ke Amerika. Artinya, Agnez Mo hanya ada di Mandalika dan Jakarta. Didukung juga oleh Judika, D'Masiv dan lainnya," ungkap Troy.

    Kehadiran para musisi papan atas ini dinilai memberikan nilai tambah yang besar bagi penonton dengan harga tiket yang tetap kompetitif. Menurut Troy, gejala tingginya minat penonton sebenarnya sudah terpantau sejak fase penjualan tiket early bird yang dibuka pada bulan Juni lalu.

    Dimana, tiket habis dalam kurun waktu satu minggu. Pada waktu itu, tiket dengan kategori premium menjadi buruan utama masyarakat. "Kita kerepotan dengan ada yang minta VIP Tent, Royal Box sudah pasti habis. Yang mahal itu yang cepat habis. Itu pertandanya secara ekonomi bagus orang mau ke Mandalika," tambahnya.

  3. 3. Tidak ada penambahan kuota tiket MotoGP Mandalika 2026

    IMG-20261010-WA0063.jpg
    Gate pemeriksaan penonton MotoGP sebelum memasuki Sirkuit Mandalika. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 ini menegaskan tidak akan menambah kuota tiket karena menyesuaikan dengan kapasitas tribun penonton demi menjaga kenyamanan dan standar keselamatan sirkuit. Dengan ludesnya seluruh tiket komersial ini, Troy optimis target penonton dapat menyentuh angka 145 ribu orang sepanjang akhir pekan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

    Menanggapi isu adanya kelompok tertentu yang memborong tiket demi memberikan dukungan kepada Veda Ega Pratama dan Mario Aji, Troy mengatakan hal itu sangat positif. "Artinya masyarakat mendukung pembalap Indonesia menjadi juara. Ekonominya bagus, punya duit. Justru menurut saya itu bukan hal yang negatif," pungkasnya.

    Diketahui, tiket MotoGP Mandalika 2026 dijual dalam berbagai kategori. Harga tiket MotoGP Mandalika 2026 kategori VIP Hospitality deluxe Rp15.000.000. Sementara itu, Luxury Tent T1 sebesar Rp7.750.000.

    Untuk kategori Grandstand, yaitu Premium Grandstand A Rp1.750.000. Premium Grandstand B, C, J, dan K Rp900.000. Sementara Premium Grandstand E, G, H, dan I sebesar Rp400.000. Sebelumnya, ITDC juga memberikan harga tiket khusus bagi warga NTB dengan diskon 50 persen. Dari dua tahap penjualan tiket khusus untuk warga NTB, semuanya ludes terjual.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More