Comscore Tracker

5 Jenis Pertanyaan yang Tak Perlu Dijawab, Buang-buang Waktu!

Tidak semua pertanyaan harus kamu jawab!

Ada beberapa jenis pertanyaan yang kalau kamu jawab, maka kamu sedang masuk dalam jebakan. Semakin kamu jawab, semakin kamu terserap, layaknya pasir hisap.

Kamu dapat mengelak dan tak perlu menjawab pertanyaan yang memang tak perlu dijawab dan sebenarnya tak membutuhkan jawaban. Kamu bisa mengabaikan pertanyaan itu, daripada nantinya kamu kepikiran dan tambah stres.

Lalu apa saja pertanyaan yang tak perlu dijawab itu? Yuk simak ulasan di bawah ini!

1. Mengapa ini terjadi padaku?

5 Jenis Pertanyaan yang Tak Perlu Dijawab, Buang-buang Waktu!Pinterest

Salah satu pertanyaan yang sering muncul di kepala semua orang adalah pertanyaan "kenapa semua ini terjadi padaku?". Pertanyaan ini menjadikan kamu tidak menerima keadaan tersebut, bahkan bisa membawa kamu pada perasaan menyalahkan takdir.

Sekeras apapun kamu memikirkan jawaban, pada kenyataannya kamu tidak bisa memperbaiki keadaan tersebut karena keadaan tersebut sudah terlanjur terjadi.

2. Seandainya...?

5 Jenis Pertanyaan yang Tak Perlu Dijawab, Buang-buang Waktu!Pinterest

Ada beberapa jenis pertanyaan paradoks, salah satunya pertanyaan "seandainya...?" Pertanyaan ini berbahaya jika kamu teruskan, apalagi dilanjutkan dengan membuat skenario-skenario yang seakan benar, padahal itu hanya ada di dalam pikiran kamu. Kenyataannya, pikirkan itulah yang membuat kamu tidak akan pernah menemukan jawaban pasti.

Yang perlu kamu ketahui adalah realitas sudah memilihkan jalannya sendiri. Memikirkan kemungkinan-kemungkinan tidak akan mengubah apapun selama kamu masih hidup di masa lalu.

Baca Juga: 13 Etika Dasar dalam Kehidupan Manusia di Muka Bumi, Kamu Wajib Tahu!

3. Untuk apa aku hidup?

5 Jenis Pertanyaan yang Tak Perlu Dijawab, Buang-buang Waktu!Pinterest

Pertanyaan ini muncul biasanya ketika hidup kamu berada di fase ketidaknyamanan. Seakan jika kamu menemukan jawabannya maka kamu bisa bertahan di dalam ketidaknyamanan, padahal tidak.

Menanyakan terus-menerus pertanyaan ini akan memperkuat rasa tidak nyaman di dalam diri kamu. Akhirnya kamu hidup dalam bayangan-bayangan stigma yang ada di dalam pikiranmu sendiri, kemudian menjadikan realitas di depan kamu secara terus menerus kamu pandang negatif.

4. Siapa yang salah?

5 Jenis Pertanyaan yang Tak Perlu Dijawab, Buang-buang Waktu!Pinterest

"Siapa yang salah?" adalah pertanyaan yang sering muncul di kepala semua orang terlebih pada anak muda yang menjalin hubungan. Biasanya pertanyaan inilah yang muncul pertama kali ketika ada masalah.

Kalau ada masalah itu jangan cari siapa?-nya, tapi cari bagaimana?-nya. Karena kalau siapa?-nya yang kamu cari, nanti ujung-ujungnya kamu saling salahin deh. Tapi kalau bagaimana?-nya yang kamu cari, maka akar masalahnya akan ketemu dan kamu bisa menyelesaikannya bersama-sama tanpa menyalahkan satu sama lain.

5. Kapan aku bahagia?

5 Jenis Pertanyaan yang Tak Perlu Dijawab, Buang-buang Waktu!Pinterest

Biasanya pertanyaan ini muncul akibat dari melihat kesenangan orang lain, kemudian kamu mulai membandingkan dirimu sendiri. Kebahagiaan itu tidak bisa dinilai oleh orang lain. Bisa saja kamu terlihat senang, namun siapa yang tahu seperti apa dalamnya kamu, bukan? Hal-hal di luar diri kita bersifat indifferent alias tidak memengaruhi kebahagiaan kita.

Kebahagiaan itu muncul dari dalam bukan dari luar, bukan dari apa yang kamu miliki, bukan dari siapa yang kamu kenal, bukan dari mana kamu berasal, bukan pula kapan dan di mana kamu berada saat ini.

Kehidupan ini akan terus berjalan bagaimana pun keadaanmu. Segala sesuatunya sudah ditetapkan; menyenangkan atau tidak, baik atau buruk. Tugas manusia hanyalah menjalani hidup dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga: Antigalau, ini 5 Cara Merayakan Patah Hati yang Paling Ampuh

Hirpan Rosidi Photo Community Writer Hirpan Rosidi

Hirpan Rosidi, laki-laki kelahiran 1997 yang tidak pandai mendeskripsikan dirinya. Karena kemampuan menulisnya dibawah rata-rata, dia memiliki cita-cita yang dimana dia sendiri tidak terlalu berharap cita-citanya bisa terwujud; yaitu disalah satu rak toko buku, di antara buku-buku dari penulis besar itu, terselip satu judul buku dengan nama Hirpan Rosidi sebagai penulisnya. Berbekal lulusan Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan kecintaannya pada literasi, menjadikannya ingin membangun perpustakaan untuk anak-anak dan warga di kampungnya.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ernia Karina
  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya