Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Suspek Cacar Monyet di Lombok, Dinkes NTB Kirim Sampel ke Kemenkes

Ilustrasi orang yang terkena cacar monyet ( www.freepik.com )
Ilustrasi orang yang terkena cacar monyet ( www.freepik.com )

Mataram, IDN Times - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menerima laporan kasus suspek cacar monyet (monkeypox) di Kabupaten Lombok Tengah. Dinkes sudah melakukan pengambilan sampel dan spesimen telah dikirim ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Pengambilan sampel telah dilakukan dan saat ini spesimen telah dikirim ke pusat (Kemenkes) dan sedang menunggu hasil apakah terkonfirmasi monkeypox atau tidak. Tetap waspada," kata Kepala Dinkes Provinsi NTB dr. Lalu Hamzi Fikri di Mataram, Kamis (9/11/2023).

1. Kronologi penemuan pasien suspek cacar monyet di Lombok

Kepala Dinkes Provinsi NTB dr. Lalu Hamzi Fikri (IDN Times/Muhammad Nasir)
Kepala Dinkes Provinsi NTB dr. Lalu Hamzi Fikri (IDN Times/Muhammad Nasir)

Fikri menjelaskan kronologi penemuan kasus suspek cacar monyet di Lombok Tengah. Pada Sabtu, 21 Oktober 2023, pasien yang merupakan seorang perempuan berusia 22 tahun mengeluh bengkak di bibir.

Kemudian pada Minggu, 22 Oktober 2023, keluar cairan bening meski tidak dirasakan nyeri tetapi terasa keras di bagian yang terkena luka. Selanjutnya, pada Senin, 23 Oktober 2023, pasien berobat ke Puskesmas Ubung.

2. Pasien merasakan sesak dan keluar bintik merah di bagian tubuh

ilustrasi monkeypox atau cacar monyet (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi monkeypox atau cacar monyet (IDN Times/Aditya Pratama)

Pada Rabu, 25 Oktober 2023, pasien datang melakukan kontrol ke Puskesmas Ubung. Kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Patut Patuh Patju Gerung Lombok Barat. Di Rumah Sakit Patuh Patut Patju, pasien diberikan obat-obatan dan lukanya dibersihkan.

"Lukanya pun mulai mengering. Setelah itu pasien pulang dari Rumah Sakit namun merasa sesak, keluar bintik-bintik merah di punggung, lengan, kaki dan bibir," tutur Fikri.

3. Disarankan dirujuk ke RSUD NTB, keluarga pasien pilih isolasi mandiri

Gedung IGD Terpadu RSUD NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Gedung IGD Terpadu RSUD NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Pada Senin, 30 Oktober 2023, pasien kembali melakukan kontrol kesehatan Rumah Sakit Patut Patuh Patju. Pasien disarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB tetapi keluarga pasien memilih isolasi mandiri.

Ada pun kondisi terkini pasien, kata Fikri, sudah membaik atau sehat. Luka sudah mengering dan saat ini sedang isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan nakes puskesmas.

Fikri mengatakan Dinkes NTB melakukan berbagai upaya terkait dengan penemuan kasus suspek cacar monyet di Lombok Tengah. Antara lain dengan memaksimalkan koordinasi dengan Dinkes Lombok Tengah dan Puskesamas Ubung.

Selanjutnya, melakukan tata laksana kasus dengan pengobatan simptomatik, memantau perkembangan kasus penderita, melakukan komunikasi risiko pada penderita agar tidak banyak kontak dengan orang lain dan tertib melakukan isolasi.

Selain itu, melakuan pemantauan atau surveilans ketat pada wilayah puskesmas, meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini kasus cacar monyet di semua wilayah kabupaten/kota, serta penyiapan alat pengambilan specimen (VTM).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Muhammad Nasir
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us