Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sirkuit Mandalika Siap Gelar MotoGP, Euforia juga Terasa di Mataram
Konvoi komunitas motor menjelang MotoGP Mandalika di Kota Mataram, Minggu (4/10/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times - Euforia menjelang MotoGP Mandalika pada 9 - 11 Oktober 2026 mulai terasa di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Ratusan pecinta MotoGP dari sejumlah komunitas motor menggelar konvoi dan nonton bareng balapan utama MotoGP Jepang di Kota Mataram pada Minggu (4/10/2026).

Sementara, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyatakan kesiapan sirkuit telah mencapai 99,5 persen. ​Direktur Operasional MGPA, Donny Mahardjono, mengungkapkan bahwa secara keseluruhan fasilitas sirkuit sudah sangat siap menyelenggarakan ajang balap motor bergengsi di dunia tersebut.

​"Bahwa sirkuit Mandalika sudah sangat siap menyelenggarakan MotoGP. Semua (pembenahan) sudah beres, tinggal finishing saja," kata Donny dikonfirmasi di Mataram, Minggu (4/10/2026).

1. FIM lakukan homologasi Sirkuit Mandalika pada 8 Oktober 2026

Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Donny menjelaskan bahwa pekerjaan fisik berupa pembenahan di area Sirkuit Mandalika sudah beres dan hanya menyisakan tahap penyempurnaan akhir. Persiapan teknis pendukung juga berjalan sesuai rencana.

Untuk kebutuhan penyiaran (broadcasting) Dorna, proses instalasi telah dimulai sejak pekan lalu. Sementara logistik perangkat serta peralatan dijadwalkan tiba pada 5 atau 6 Oktober 2026.

Pada 8 Oktober 2026, Federasi Olahraga Sepeda Motor Internasional atau Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) akan melakukan inspeksi final di Sirkuit Mandalika. Inspeksi final FIM tersebut untuk homologasi Sirkuit Mandalika jelang balapan pada 9 - 11 Oktober 2026.

"Memang nanti gong yang benar-benar yaitu tanggal 8 Oktober pada saat dilakukan final inspection. Di situlah nanti FIM, kalau kita bisa memenuhi semua rekomendasi FIM akan menerbitkan homologasi grade A untuk Sirkuit Mandalika," kata dia.

2. Sejumlah pembaruan terkait safety di Sirkuit Mandalika

Proses pengecatan ulang Sirkuit Mandalika, Kamis (17/9/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Donny menyebutkan ada sejumlah pembaruan yang dilakukan tahun ini, terutama yang berkaitan langsung dengan standar keselamatan (safety) di Sirkuit Mandalika. MGPA melakukan sejumlah penyesuaian wajib (mandatory protocol) dari FIM, di antaranya penataan ulang gravel (gravel leveling) yang mencakup tingkat kegemburan dan kedalaman.

Kemudian pembaruan perangkat elektronik, hingga penerapan standar zero down time untuk suplai kelistrikan di area-area krusial di Sirkuit Mandalika agar tidak mengalami kedip sama sekali. Uji coba untuk sistem kelistrikan balap juga telah sukses diuji pada ajang Mandalika Racing Series (MRS) sebelumnya, yang sekaligus dimanfaatkan untuk pemeliharaan grid.

Dengan beresnya berbagai pembenahan dan pembaruan yang dilakukan, Donny menegaskan Sirkuit Mandalika telah siap menggelar MotoGP pada akhir pekan depan. Dia berharap gelaran MotoGP Mandalika 2026, memberikan dampak ekonomi dan pengalaman wisata bagi para penonton.

​"Harapannya pengalaman terbaik bukan saja dari sisi balapannya tapi juga dari sisi tourismnya. Ini mesti yang kita tumbuhkan bersama-sama dengan bantuan pemerintah pusat, provinsi, dan pengelola kawasan," tandas Donny.

3. Target 145 ribu penonton dan daya tarik Sirkuit Mandalika

Pecinta MotoGP, Lucy Wiryono. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Pecinta MotoGP, Lucy Wiryono mengatakan persiapan MotoGP Mandalika tahun ini jauh lebih maksimal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dia mengaku sudah empat kali ke Sirkuit Mandalika pada tahun ini dan melihat perkembangan penyelenggaraan mulai dari 2022 sampai 2026.

​Menurutnya, antusiasme masyarakat tahun ini cukup tinggi yang dipengaruhi berbagai faktor pendukung. Di antaranya, kehadiran pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, yang berlaga di kelas Moto3 dan Moto2. Faktor tersebut, kata dia, mampu mendongkrak minat masyarakat luas untuk datang langsung menonton ke Sirkuit Mandalika.

​"Antusiasmenya tinggi banget. Makanya pasang target 145 ribu penonton. Karena ada Veda dan Mario Aji. Kapan lagi kita punya dua rider Indonesia yang bisa tampil di kelas dunia. Makanya yang tidak pernah nonton MotoGP jadi nonton sekarang," kata Lucy.

Dia juga mengatakan keunikan lansekap Sirkuit Mandalika yang memadukan sirkuit berstandar internasional dengan panorama pantai tropis yang indah menjadi daya tarik tersendiri yang sulit ditemukan di sirkuit lain di dunia.

​"Lokasi Mandalika semakin tertata sangat baik, makin bersih, teratur. Jadi itu yang enggak dimiliki sirkuit-sirkuit lain. Kalau kita sering disandingkan dengan Sepang Malaysia, memang dekat airport segala macam. Tapi yang punya pemandangan spektakuler seperti Mandalika cuma Mandalika," tandas mantan presenter MotoGP di Stasiun TV Trans7 itu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article