Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Pemda Lotim Janji Tetap Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan

Wakil Bupati Lotim, Edwin Hadiwijaya (IDN Times/Istimewa)
Wakil Bupati Lotim, Edwin Hadiwijaya (IDN Times/Istimewa)

Lombok Timur, IDN Times – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) berjanji untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan. Meskipun saat ini tengah menghadapi kendala penarikan anggaran sebesar Rp73 miliar akibat kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan Presiden Prabowo. 

Untuk mengatasi hal ini, Pemda Lombok Timur berencana menerapkan sistem pengerjaan tahun jamak (multi-year). Tujuannya guna memastikan kebutuhan infrastruktur tetap terpenuhi dengan memanfaatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

1. Siapkan anggaran Rp250 miliar dari PAD

Wakil Bupati Lotim, Edwin Hadiwijaya saat meresmikan SPAM Sembalun (IDN Times/Istimewa)
Wakil Bupati Lotim, Edwin Hadiwijaya saat meresmikan SPAM Sembalun (IDN Times/Istimewa)

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Edwin Hadiwijaya, mengungkapkan hal tersebut kepada awak media. Dijelaskannya langkah ini diambil sebagai respons atas keluhan masyarakat, terkait kualitas jalan yang sangat buruk dan sangat penting untuk diperbaiki.

Wabup Edwin menjelaskan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lotim saat ini sedang menyusun rencana pembangunan infrastruktur dengan model tahun jamak. 

“Kita masih berhitung dengan sejumlah OPD, jika memungkinkan, dalam empat atau lima tahun ke depan, kita akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp250 miliar,” ujarnya. 

2. Pembayaran dilakukan secara bertahap

ilustrasi uang (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi uang (IDN Times/Aditya Pratama)

Pola ini dipilih untuk mempercepat pembangunan, sementara pembayarannya dapat dilakukan secara bertahap dari tahun ke tahun.

Selain itu, Wabup Edwin juga menyampaikan pentingnya penataan birokrasi di daerah yang telah diatur melalui mekanisme yang jelas. Hal ini bertujuan agar setiap individu dapat ditempatkan sesuai dengan kemampuan dan latar belakang pendidikannya, sehingga kinerja pemerintah daerah dapat lebih efektif dan efisien.

"Melalui pola ini kita bisa melakukan pembayaran secara bertahap, sehingga proyek infrastruktur jalan tetap bisa dilaksanakan," ujarnya.

3. Imbau masyarakat tidak khawatir

Ilustrasi jalan rusak dan berlubang. (Dahrul Amri/IDN Times Sulsel)
Ilustrasi jalan rusak dan berlubang. (Dahrul Amri/IDN Times Sulsel)

Melalui pola ini, Edwin optimis bisa tetap melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir. Jalan-jalan yang mengalami kerusakan parah dipastikan akan diperbaiki.

Selain itu, dengan langkah strategis ini, pihaknya berupaya memastikan bahwa pembangunan infrastruktur, terutama jalan, tetap berjalan meski dengan keterbatasan anggaran.

Harapannya, upaya ini dapat meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Lotim. Karena itu Edwin berharap dukungan penuh dari masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan di Lotim. 

“Kita semua berharap Lombok Timur dapat menjadi daerah yang sejahtera, maju, adil, religius, dan transparan (SMART),” pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Ruhaili
Linggauni -
EditorLinggauni -
Ruhaili
EditorRuhaili
Follow Us