Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Gubernur NTB akan Tata Ulang Pariwisata Gili Trawangan

Ilustrasi wisatawan di Gili Trawangan. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Ilustrasi wisatawan di Gili Trawangan. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pemerintah provinsi akan melalukan penataan ulang Taman Wisata Perairan Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara.

Penataan ulang itu bertujuan menciptakan pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism di destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara tersebut. Sehingga, pariwisata Gili Trawangan berdampak lebih baik secara jangka panjang bagi ekonomi, sosial, dan lingkungan setempat.

"Kita akan tata ulang Gili Trawangan supaya lebih sustainable," kata Iqbal saat menerima audiensi Tim Geopark Rinjani dan Geopark Tambora, Jumat (14/3/2025).

1. Pemprov NTB siapkan masterplan

Gili Trawangan, Lombok (IDN Times /Helmi Shemi)
Gili Trawangan, Lombok (IDN Times /Helmi Shemi)

Iqbal menjelaskan telah dilakukan audiensi bersama stakeholders terkait, masyarakat, serta para pengusaha di Gili Trawangan terkait penataan ini. Pemprov NTB akan mengkaji lebih dalam untuk menyiapkan masterplan demi penataan Gili Trawangan yang lebih baik ke depannya.

Dia meminta dukungan penuh dari seluruh stakeholders, masyarakat, dan para pengusaha di Gili Trawangan. Untuk itu, Iqbal akan segera membuat surat pernyataan resmi penataan Gili Trawangan sebagai bukti komitmen kuat Pemprov NTB dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan di Gili Trawangan.

2. Isu krusial revalidasi Geopark Rinjani

Manager Pendidikan dan Kebudayaan Geopark Rinjani Fathul Rakhman. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Manager Pendidikan dan Kebudayaan Geopark Rinjani Fathul Rakhman. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Manager Pendidikan dan Kebudayaan Geopark Rinjani Lombok Fathul Rakhman menjelaskan penataan kawasan Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air (Tramena) di Lombok Utara merupakan salah satu rekomendasi United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) terkait revalidasi Rinjani sebagai geopark dunia 2025.

Revalidasi tersebut sangat menentukan status Rinjani apakah tetap menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark (UGG) pada 2025 ini. Fathul menjelaskan ada lima rekomendasi asesor UNESCO pada 2022 yang harus ditindaklanjuti oleh Pemda Nusa Tenggara Barat (NTB).

3. Pariwisata Gili Tramena kurang berkelanjutan

Ilustrasi wisatawan menyeberang dari Pelabuhan Bangsal menuju Gili Trawangan menggunakan public boat. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Ilustrasi wisatawan menyeberang dari Pelabuhan Bangsal menuju Gili Trawangan menggunakan public boat. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Fathul menyebut salah satu rekomendasi yang paling krusial, terkait penataan kawasan pariwisata Gili Tramena di Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara. Asesor UNESCO memberikan catatan terkait penataan pariwisata Gili Tramena supaya lebih berkelanjutan.

Saat ke Gili Tramena, mereka menilai pariwisata di sana kurang berkelanjutan. "Tadi Gubernur sudah membuat komitmen akan ada dibuatkan rencana khusus bagaimanan menata ulang Gili Tramena supaya lebih baik lagi," jelas Fathul.

Rencananya, asesor UNESCO bakal turun ke Lombok sekitar 4-5 hari. Namun pihaknya masih menunggu jadwal kedatangan asesor UNESCO tersebut sekitar bulan April - Juli 2025. Mereka akan mengecek seluruh geosite Geopark Rinjani dan melihat perbaikan yang dilakukan sesuai dengan rekomendasi pada 2022.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Muhammad Nasir
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us