BNPB meninjau Huntara bagi korban gempa Flores. (Dok BNPB)
Ia merinci, untuk Kabupaten Manggarai, empat unit huntara telah selesai dibangun, sementara 110 unit masih dalam proses pembangunan. Sebanyak 50 unit memiliki progres lebih dari 50 persen, sedangkan 60 unit lainnya masih di bawah 50 persen. Berdasarkan verifikasi Pemerintah Kabupaten Manggarai, tercatat 1.494 rumah mengalami rusak berat.
Di Manggarai Timur, enam unit telah selesai dibangun dan 561 unit huntara masih dalam proses pengerjaan. Pada wilayah ini, digunakan skema insitu maupun eksitu yang disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan warga terdampak, dari total target 1.305 unit huntara.
Kemudian di Ngada, sudah 11 huntara yang selesai dibangun, terdiri atas huntara mandiri dan huntara insitu, sementara 272 unit lainnya masih dalam proses pembangunan. Di Nagekeo, sebanyak sembilan unit huntara insitu telah selesai dibangun dan 173 unit lainnya masih dalam proses penyelesaian, dengan data kerusakan tercatat sebanyak 314 unit rumah rusak berat.
Untuk di Sikka, dua huntara sudah selesai dibangun, sementara 25 unit lainnya masih dibangun secara paralel. Rumah rusak berat di Sikka tercatat sebanyak 153 unit. Di Ende, tujuh unit huntara telah selesai dibangun dan tujuh unit lainnya masih dalam tahap pembangunan.
"Dengan pengerjaan ini diharapkan secepatnya penyintas tak lagi tinggal di pengungsian," ungkapnya.