TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Sport Tourism akan Dikembangkan di KEK Mandalika Lombok 

ITDC benahi akomodasi dan parkir saat event di Mandalika 

Pembalap WSBK Toprak Ragatzlioglu pabrikan PATA Yamaha/dok. Instagram @toprak_rt45

Mataram, IDN Times - Sport tourism merupakan tren pariwisata baru yang memiliki pasar cukup besar. Potensi pertumbuhan sport tourism diperkirakan bisa mencapai hampir Rp18,790 triliun sampai dengan tahun 2024. Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ari Respati mengatakan bahwa pihaknya melihat bahwa sport tourism memiliki karakter yang berkelanjutan.

“Sport tourism berkembang sesuai dengan  gaya hidup dan bisa menarik repeat visitors. ITDC menangkap peluang besar dalam sport tourism dan karenanya siap ikut mengembangkan sport tourism di Indonesia melalui penyelenggaraan  berbagai sport event di destinasi pariwisata yang dikelola,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima IDN Times pada Kamis (6/10/2022).

Baca Juga: 10.900 UMKM di Lombok Timur Dapat Bansos dari Pemerintah

1. Mandalika potensial untuk sport tourism 

Pemandangan Sirkuit Mandalika dari udara yang diklaim MotoGP sebagai sirkuit paling indah di dunia (www.instagram.com/@motogp)

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika memiliki  lanskap terdiri dari bukit, pantai, laut dan didukung fasilitas kawasan yang lengkap. Sehingga  potensial untuk penyelenggaraan berbagai jenis sport event seperti lari, bersepeda, surfing, beach volley, trekking, paralayang, dan lain-lain.

“Positioning The Mandalika sebagai destinasi pariwisata dengan konsep sport tourism juga

semakin kuat dengan adanya Pertamina Mandalika Circuit serta penyelenggaraan kejuaraan balap motor bergengsi dunia MotoGP dan World Superbike. Event balap motor ini akan kita optimalkan  sebagai attention puller sehingga dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke The  Mandalika,” terang Ari.

2. Penyempurnaan sirkuit mandalika 

Menteri BUMN Erick Thohir memeriksa kondisi lintasan Sirkuit Pertamina Mandalika yang baru diaspal ulang, Jumat 11 Maret 2022. (IDN Times/Umi Kalsum)

Menjelang penyelenggaraan WSBK yang akan berlangsung November mendatang, ITDC bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai bagian ITDC Group  fokus mematangkan persiapan event.

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria menyampaikan bahwa ITDC Group terus mengejar persiapan  WSBK yang akan berlangsung 11-13 November mendatang. Beberapa pekerjaan penyempurnaan tengah dilaksanakan dalam rangka memenuhi permintaan Dorna dan FIM. Meliputi  penyempurnaan permukaan lintasan utama (dengan cara melakukan pengaspalan ulang pada track), penambahan run off pada beberapa tikungan, perubahan kerb pada beberapa tikungan  dari kerb biasa menjadi Misano Kerb guna meningkatkan safety.

“Permintaan penyempurnaan ini disampaikan oleh Dorna dan FIM setelah melakukan evaluasi atas pelaksanaan balapan MotoGP pada bulan Maret 2022 lalu serta adanya beberapa perubahan regulasi dari FIM yang mengharuskan Sirkuit dilakukan peningkatan atau upgrading. Pekerjaan penyempurnaan track direncanakan selesai seluruhnya pada akhir Oktober 2022,” terang Andhi.

3. Homologasi roda empat 

Sejumlah pekerja melakukan tes kedalaman tekstur aspal lintasan Mandalika International Street Circuit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (15/8/2021). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Selain melakukan track improvement, ITDC-MGPA juga tengah berupaya untuk mendapatkan  homologasi roda empat dari Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) bekerjasama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) agar dapat melakukan berbagai kejuaraan internasional roda empat.

Berkaca dari penyelenggaraan event WSBK 2021 dan MotoGP awal tahun lalu, akomodasi dan traffic management saat penyelenggaraan menjadi hal yang perlu dilakukan perbaikan. Untuk itu, ITDC group telah melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan untuk menyelesaikan permasalahan itu.

Andhi menjelaskan terkait isu akomodasi, pihaknya percaya setiap kendala akan bisa diatasi dengan komunikasi dan kolaborasi. Oleh karena itu, pihaknya berupaya melakukan komunikasi dan kolaborasi kerja sama dengan pihak-pihak terkait guna menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Tingkat  ketersediaan akomodasi di NTB menjelang WSBK mencukupi, tercatat lebih dari 10.000 kamar  yang siap menerima calon penonton,” ujarnya.

MGPA telah melakukan audiensi dengan Gubernur NTB Bapak Dr. H. Zulkieflimansyah perihal isu  akomodasi dan tarif hotel maupun penginapan. Gubernur NTB telah menginstruksikan Peraturan  Gubernur Nomor 9 Tahun 2022 Tentang Penyelenggaraan Usaha Jasa Akomodasi yang mengatur  batas atas harga kamar berdasarkan zonasi. Hal tersebut, untuk mengantisipasi adanya  penyelenggara usaha akomodasi yang mengeluarkan tarif terlampau mahal menjelang WSBK.

Selain itu, Gubernur NTB juga telah menunjuk Jamaludin Maladi sebagai Komandan Lapangan

Persiapan WSBK 2022, dimana salah satu tugas Komandan Lapangan WSBK ini adalah  pengendalian harga kamar hotel di Pulau Lombok jelang perhelatan WSBK Mandalika 2022 agar  tidak melambung tinggi.

4. Akomodasi penonton diperbaiki 

Tribun penonton di Sirkuit Mandalika (IDN Times/Umi Kalsum)

Sementara untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar Sirkuit Mandalika saat event  WSBK 2022, MGPA telah berkoordinasi dengan Polda Nusa Tenggara Barat untuk mengantisipasi  kemacetan saat acara WSBK 2022. Polda NTB dan MGPA telah menyiapkan strategi untuk  pengaturan kendaraan dan arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan kendaraan yang akan  berdatangan ke kawasan Mandalika.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan parkir, ITDC MGPA telah membuat kantong-kantor parkir baru untuk menambahkan daya tampung kendaraan agar tidak terjadi kemacetan. ITDC bersama MGPA juga telah menyiapkan total 28 titik parkir yang diperkirakan dapat menampung 110 bus,  9116 mobil, 3172 motor untuk mengakomodir kendaraan penonton.

“Saat ini telah selesai  perluasan ruas jalan dari dan menuju sirkuit yang semula 2 lajur menjadi 4 lajur serta  pembangunan pedestrian untuk pejalan kaki, sehingga penonton dapat berjalan dari kantong- kantong parkir ke sirkuit dengan mudah. Semua yang kami lakukan sudah berdasarkan timeline yang ada dan kami optimistis event ini dapat berjalan dengan baik dengan target penonton sesuai yang ditetapkan,” kata Andhi.

Baca Juga: Dermawan yang Kasih Uang pada Anak Jalanan Mataram akan Diberi Sanksi

Verified Writer

Yerin Shin

Keep happy & healthy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Berita Terkini Lainnya