Pemprov NTT Cairkan Rp77 Miliar untuk THR ASN

Kupang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) mulai mencairkan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN). Jumlah THR tahun ini mencapai Rp77,1 miliar untuk ASN lingkup Pemprov NTT. Pencairannya sebagai gaji ke-14 sebagaimana diatur PP 11 tahun 2025 tentang pemberian Tunjangan Hari Raya (THR).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi NTT, Benhard Menoh, menyatakan pencairan sudah mulai dilaksanakan Senin ini (24/3/2025). Pergub tentang pencairannya juga telah terbit dan pengririman THR kepada ASN akan berlangsung sebelum libur lebaran. Ia memastikan pencairan ini akan berjalan tepat waktu.
1. PPPK dipastikan dapat

Selain ASN, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) juga akan mendapatkan THR ini. Pencairan THR akan segera dilakukan untuk menyambut hari raya maupun untuk mudik saat liburan.
"Rp77,1 miliar yang akan dibayarkan kepada ASN dan PPPK, termasuk para guru. Semua untuk 16 ribu lebih orang. Pembayaran sudah dimulai hari ini," jawab Bendhard ketika ditemui di ruang kerjanya hari Senin itu.
Pencairan THR ini nantinya melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing langsung kepada ASN atau PPPK sehingga dapat bisa segera digunakan.
"Jadi kita harapkan teman-teman SKPD yang pengelola keuangan tentunya sudah tahu untuk ini karena ini pekerjaan rutin, maka sebelum libur lebaran kita akan cairkan semua," tukasnya.
2. Belanja produk lokal

Secara ekonomi, kata dia, belanja dalam daerah NTT sendiri lebih banyak berasal dari belanja pemerintah melalui ASN. Maka dari itu kemampuan belanja ini akan membantu ekonomi masyarakat bila membeli produk-produk lokal. Ia sangat menyarankan hal ini.
"Seusai arahan Pak Gubernur dan Pak Wagub yaitu untuk penggunaan uang dalam daerah terutama untuk pembelian produk-produk dalam daerah," kata dia.
Ia menyebut gaji ke-14 ini seringkali disebut sebagai THR karena pencairannya sebelum lebaran. Pencairannya akan disegerakan supaya dapat menstimulasi perputaran uang dalam daerah selama masa liburan.
"Kita upayakan membantu masyarakat dengan membeli produk lokal supaya roda ekonomi kita bisa berjalan baik lagi," imbuhnya.
3. THR untuk Lebaran dan Nyepi

Sebelumnya Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Cosmas Lana, juga telah memastikan pencairan THR sudah mulai dilaksanakan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur NTT, Melki Laka Lena. Ia menyampaikan pencairan ini juga bagi ASN yang akan merayakan Nyepi maupun Lebaran.
Para ASN, kata dia, mulai libur pada 31 Maret 2025 - 7 April 2025. Untuk hari raya Nyepi pada 29 Maret sementara Idul Fitri diperkirakan jatuh pada 31 Maret dan 1 April 2025 menunggu keputusan resmi.
"Untuk itu di lingkup provinsi mulai hari ini sudah akan dicairkan sehingga bisa dipergunakan untuk menyambut hari-hari raya itu," kata Cosmas.