Mustasyar PBNU Tuan Guru Bagu Wafat, NTB Kehilangan Ulama Panutan

- TGH. Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin atau Tuan Guru Bagu wafat di ICU RSUD Provinsi NTB pada Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 13.37 WITA.
- Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan duka cita, menyebut wafatnya pengasuh Pesantren Qomarul Huda Bagu sebagai kehilangan besar bagi pendidikan Islam dan pembinaan umat.
- Tuan Guru Bagu menjabat Mustasyar PBNU dan Rais Syuriyah PWNU NTB, dengan kiprah melalui pesantren serta Nahdlatul Ulama di tingkat daerah dan nasional.
Mataram, IDN Times - Masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) berduka. Ulama kharismatik asal Lombok Tengah yang juga Mustasyar PBNU, TGH. Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin atau yang dikenal sebagai Tuan Guru Bagu, wafat di RSUD Provinsi NTB, Kamis (15/10/2026).
Almarhum mengembuskan napas terakhir di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Provinsi NTB pada pukul 13.37 WITA. Kabar duka tersebut disampaikan melalui pengumuman resmi jajaran direksi dan manajemen RSUD Provinsi NTB.
1. Iqbal: NTB kehilangan ulama panutan

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat menjenguk almarhum sehari sebelumnya pada Rabu (14/10/2026). (dok. Istimewa) Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Tuan Guru Bagu. NTB kehilangan salah satu ulama sepuh yang telah memberikan pengabdian besar bagi pendidikan Islam, dakwah, dan pembinaan umat.
Kepergian pengasuh Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu tersebut menjadi kehilangan besar bagi dunia pendidikan Islam dan kehidupan keagamaan masyarakat NTB.
âInnalillahi wa inna ilaihi rajiâun. Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Provinsi NTB, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya TGH. Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin atau Tuan Guru Bagu. Kita kehilangan salah satu ulama besar yang telah mengabdikan hidupnya untuk pendidikan Islam, dakwah, dan pembinaan umat di NTB,â kata Iqbal.
2. Gubernur Iqbal sempat menjenguk sehari sebelumnya

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. (IDN Times/Muhammad Nasir) Sehari sebelumnya pada Rabu, 14 Oktober 2026, Gubernur Iqbal masih menyempatkan diri menjenguk Tuan Guru Bagu yang tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Provinsi NTB. Kunjungan tersebut juga dibagikan melalui akun Instagram pribadinya, disertai ajakan kepada masyarakat untuk mendoakan kesembuhan sang ulama.
âBeliau adalah orang tua, guru, dan panutan bagi banyak orang di NTB," jelas Iqbal.
Tuan Guru Bagu merupakan salah satu ulama berpengaruh di NTB. Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) itu mengabdikan sebagian besar perjalanan hidupnya untuk pendidikan pesantren dan pembinaan umat melalui Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu.
3. Kiprah hingga tingkat nasional

Berbagai pengurus PBNU daerah seluruh Indonesia menghadiri Harlah ke-22 NU di Istora Senayan Jakarta, Rabu (5/2/2025). (Youtube Sekretariat Presiden) Iqbal menambahkan, kiprah Tuan Guru Bagu menjangkau organisasi keagamaan di tingkat daerah maupun nasional. Almarhum mengemban amanah sebagai Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) NTB.
âBeliau bukan hanya seorang pengasuh pondok pesantren, tetapi juga tempat masyarakat mencari ilmu, nasihat, dan tuntunan. Pengabdian beliau melalui Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu serta Nahdlatul Ulama telah memberikan kontribusi besar bagi kehidupan keagamaan masyarakat NTB,â ujar Iqbal.
Dia mengajak masyarakat NTB untuk mendoakan almarhum serta memberikan dukungan kepada keluarga besar Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu yang ditinggalkan.
âSemoga Allah SWT mengampuni segala khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga besar yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan," kata Iqbal.



















