MGPA Undang UMKM Sulsel Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika 2025

Mataram, IDN Times - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengundang UMKM asal provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) unjuk gigi pada gelaran MotoGP Mandalika 2025. Direktur Utama MGPA Priandhi Satria bersama Wakil Direktur Utama MGPA Samsul Purba, bertemu dengan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman membahas peluang sinergi pada saat MotoGP 2025.
Pertemuan itu sekaligus memperkenalkan lebih dalam potensi Pertamina Mandalika International Circuit menjelang gelaran MotoGP 2025 pada 3-5 Oktober 2025 mendatang.
"MotoGP 2025 adalah momentum strategis bagi UMKM Sulawesi Selatan untuk unjuk gigi di kancah internasional. Kami akan menyiapkan ruang khusus agar pelaku usaha lokal bisa berinteraksi langsung dengan penonton dan peserta,” kata Wakil Direktur Utama MGPA Samsul Purba, Jumat (21/3/2025).
1. Pemprov Sulsel berkontribusi mengirimkan puluhan UMKM

Dia menjelaskan selain mendorong pertumbuhan pariwisata, MGPA juga melihat potensi sinergi dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Sulsel. Keterlibatan UMKM diharapkan dapat menghadirkan aneka kuliner, kerajinan tangan, serta produk-produk unggulan daerah yang dapat memperkaya pengalaman penonton di Sirkuit Mandalika.
Dengan banyaknya pengunjung dari berbagai daerah, termasuk turis mancanegara, ini menjadi peluang besar bagi UMKM Sulsel untuk memasarkan produk lokal di kancah internasional.
Dia mengatakan Pemprov Sulsel turut berkontribusi dengan mengirimkan 24 UMKM, mewakili setiap kabupaten di wilayah tersebut, untuk berpartisipasi langsung di area sirkuit.
2. Bangun ekosistem berkelanjutan

Sementara, Direktur Utama MGPA Priandhi Satria mengungkapkam dalam diskusi dengan Gubernur Sulsel, dijelaskan berbagai kegiatan dalam Calendar Of Event 2024. Dimana pemanfaatan sirkuit sebanyak 268 hari dengan jumlah kegiatan sebanyak 277 kegiatan.
Selain itu dijelaskan pula tentang Calendar Of Event 2025 dan highlight event di tahun 2025, termasuk MotoGP. Priandhi mengatakan pihaknya ingin membangun ekosistem yang berkelanjutan.
"MotoGP bukan hanya sekadar balapan, tapi juga penggerak ekonomi. Kolaborasi dengan UMKM adalah bukti bahwa event besar bisa memberdayakan potensi ekonomi lokal," terangnya.
3. Meningkatkan kunjungan turis lokal dan asing

Diharapkan, dengan event ini tingkat kedatangan turis lokal dan asing semakin meningkat. Hal ini sesuai dengan arahan dari Injourney, sebagai holding di bawah Kementrian BUMN di sektor pariwisata dan pendukungnya. Dengan terus memperkokoh peran dalam mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.
"Pertamina Mandalika International Circuit bukan hanya milik MGPA, namun ini adalah milik Indonesia. Ini harus terus-menerus kita besarkan dengan baik, benar dan glorifikasi demi Indonesia. Mari kita semua berbuat maksimal untuk membesarkan Indonesia melalui berbagai kegiatan di Pertamina Mandalika International Circuit," tutup Priandhi.
Dijelaskan, saat ini dalam periode penjualan tiket Presale MotoGP Mandalika 2025 hingga 31 April mendatang. Dalam periode ini, tiket untuk tribun Regular Grandstand (Zona E, G, H, I) dijual dengan harga Rp200 ribu. Sementara itu, kategori Premium Grandstand tersedia dengan harga Rp450 ribu untuk Zona B, C, J, dan K, serta Rp875 ribu untuk Zona A.
Sebagaimana diketahui, harga normal, tiket Regular Grandstand (Zona E, G, H, I) dijual Rp400 ribu, premium grandstand (Zona B, C, J, dan K) seharga Rp900 ribu dan premium grandstand zona A seharga Rp1,75 juta.
Sedangkan bagi penggemar yang menginginkan pengalaman lebih eksklusif, kata Priandhi, tiket VIP Luxury Tent (Zona T1, D, F, G) ditawarkan seharga Rp6,2 juta.
Harga normal tiket VIP Luxury Tent sebesar Rp7,75 juta. Sementara VIP Deluxe Class dapat diperoleh dengan harga Rp12 juta selama periode presale 1. Dia menyebut harga normal untuk tiket VIP Deluxe Class sebesar Rp15 juta.