Salah satu stand UMKM yang menjajakan kuliner saat event MotoGP Mandalika 2026. (IDN Times/Muhammad Nasir)
MotoGP Mandalika 2026 mencatat rekor batu jumlah penonton yang mencapai 157.875 orang selama tiga hari penyelenggaraan. Iqbal mengatakan capaian tersebut sebagai momentum penting bagi NTB untuk terus memperkuat posisinya sebagai tuan rumah ajang internasional.
Menurutnya, keberhasilan MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya terlihat dari persaingan para pembalap di lintasan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat lokal menyelenggarakan event berstandar dunia. Antusiasme penonton menjadi salah satu catatan terbesar tahun ini.
Sepanjang 9–11 Oktober 2026, MotoGP Mandalika mencatat 157.875 penonton, meningkat sekitar 12,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 140.324 orang. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi sejak MotoGP pertama kali digelar di Mandalika pada 2022.
Dengan melihat antusiasme penonton yang cukup tinggi tahun ini, dia memprediksi dampak ekonomi penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 akan tembus di atas Rp5 triliun. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), sedangkan Pemprov NTB bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan survei terkait dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2026.
"Tapi ini belum bisa kita sampaikan sekarang karena proses survei masih dilakukan. ITDC bekerjasama dengan ITB dan kami bekerjasama juga dengan BPS, surveyor sedang melakukan survei. Kita berharap mendapatkan estimasi berapa kira-kira multiplier effectnya, harapannya adalah Rp5 triliun plus-plus," tandas Iqbal.