- Sirkuit Le Mans – Prancis dengan total penonton 311.688 orang
- Sirkuit Sachsenring – Jerman dengan total penonton 261.831 orang
- Chang International Circuit – Thailand dengan total penonton 228.228 orang
- Sirkuit Jerez - Spanyol dengan total penonton 224.627 orang
- Sirkuit Assen – Belanda dengan total penonton 193.945 orang
- Sirkuit Barcelona – Catalunya dengan total penonton 184.857 orang
- Misano World Circuit Marco Simoncelli – San Marino dengan total penonton 184.051 orang
- Autodromo Internazionale del Mugello – Italia dengan total penonton 178.723 orang
- Sirkuit Autodrom Brno – Ceko dengan total penonton 171.230 orang
- Sirkuit Mandalika – Indonesia dengan total penonton: 157.875 orang
Mandalika Masuk 10 Sirkuit Penonton Terbanyak dari 17 Seri MotoGP 2026

Lombok Tengah, IDN Times - Sirkuit Mandalika masuk dalam 10 sirkuit di dunia dengan jumlah penonton terbanyak dari 17 seri MotoGP 2026. Berdasarkan data PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation ITDC (ITDC) dari Dorna Sports, jumlah penonton MotoGP Mandalika 2026 sebanyak 157.875 orang selama tiga hari penyelenggaraan yakni 9-11 Oktober 2026.
Namun posisi 10 besar sirkuit terbanyak jumlah penonton MotoGP 2026 masih dapat berubah. Karena gelaran MotoGP 2026 masih menyisakan lima seri lagi yaitu Australia, Malaysia, Qatar, Portugal, dan Valencia.
1. Daftar sementara 10 sirkuit dengan jumlah penonton terbanyak MotoGP 2026

Penonton memadati tribun Grandstand B Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir) Data sementara dari 17 seri MotoGP 2026 yang sudah digelar, MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans tercatat dengan jumlah penonton terbanyak yaitu sebanyak 311.688 orang. Sedangkan penonton yang paling sedikit MotoGP Hungaria di Sirkuit Balaton sebanyak 41.732 orang.
Adapun daftar 10 sirkuit dengan jumlah penonton terbanyak dari 17 seri MotoGP 2026, antara lain:
Sedangkan tujuh sirkuit yang jumlah penontonnya berada di bawah MotoGP Mandalika 2026, antara lain:
- Sirkuit Autodromo Internacional de Goiania Ayrton Senna – Brasil dengan total penonton 148.384 orang
- Circuit of The Americas (COTA) – Amerika Serikat dengan total penonton 123.804 orang
- Sirkuit Mobility Resort Motegi – Jepang dengan total penonton 121.997 orang
- Sirkuit MotorLand Aragón – Aragon dengan total penonton 115.742 orang
- Sirkuit Silverstone – Inggris dengan total penonton 105.885 orang
- Sirkuit Red Bull Ring Spielberg – Austria dengan total penonton 101.500 orang
- Sirkuit Balaton – Hungaria dengan total penonton 41.732 orang
2. Antusiasme masyarakat semakin kuat terhadap MotoGP Mandalika

Direktur Utama InJourney Maya Watono. (IDN Times/Muhammad Nasir) MotoGP Mandalika 2026 mencatatkan rekor baru dengan total 157.875 penonton sepanjang rangkaian penyelenggaraan pada 9 - 11 Oktober. Angka tersebut meningkat 12,5 persen dibandingkan penyelenggaraan 2025 yang mencatat 140.324 penonton.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono mengatakan pencapaian rekor baru jumlah penonton tersebut sekaligus menegaskan semakin kuatnya antusiasme masyarakat terhadap MotoGP Mandalika.
Pada balapan utama MotoGP Mandalika 2026, Marco Bezzecchi keluar sebagai juara. Sementara itu, Izan Guevara memenangi kelas Moto2 dan Maximo Quiles menjadi pemenang Moto3 sekaligus mengunci gelar Juara Dunia Moto3 2026 di Sirkuit Mandalika.
Maya mengatakan pencapaian jumlah penonton yang 157.875 orang itu, tidak hanya menunjukkan semakin kuatnya daya tarik Mandalika sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. Tetapi juga menjadi bukti kemampuan Indonesia menyelenggarakan mega event internasional dengan standar global.
“Rekor jumlah penonton ini bukan sekadar tentang angka. Ini adalah kebanggaan Indonesia. Kita membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah ajang olahraga kelas dunia sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. MotoGP Mandalika harus terus menjadi momentum untuk menggerakkan ekonomi lokal, memperkuat UMKM, menciptakan lapangan kerja, dan membawa nama Indonesia semakin dikenal dunia,” ujar Maya.
Kebanggaan Indonesia semakin lengkap dengan penampilan dua pembalap nasional di hadapan publik sendiri. Veda Ega Pratama berhasil finis di posisi keenam pada kelas Moto3, sementara Mario Suryo Aji menuntaskan balapan Moto2 di posisi ke-20.
Kehadiran keduanya menjadi bagian penting dari legacy MotoGP Mandalika dalam membangun ekosistem motorsport nasional sekaligus menginspirasi generasi baru pembalap Indonesia untuk berkompetisi di panggung dunia.
Sebagai holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, InJourney bersama ITDC dan MGPA terus memperkuat ekosistem Mandalika melalui pengembangan destinasi, peningkatan konektivitas, serta pelibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Dia menyebutkan pada penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025, melibatkan lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal dan 600 UMKM, dengan estimasi dampak ekonomi nasional mencapai Rp4,96 triliun. Capaian tersebut menjadi benchmark penting bagi penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026, seiring meningkatnya jumlah penonton dan aktivitas ekonomi selama rangkaian penyelenggaraan tahun ini.
“Bagi kami, keberhasilan MotoGP tidak berhenti ketika bendera finish dikibarkan. Legacy yang ingin dibangun adalah ketika semakin banyak wisatawan datang ke Mandalika, semakin banyak UMKM tumbuh, semakin banyak lapangan kerja tercipta, dan semakin kuat posisi Indonesia di peta pariwisata dunia. Inilah bagaimana MotoGP menjadi bagian dari perjalanan Indonesia Mendunia,” ujarnya.
3. Kolaborasi semua pihak

Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka. (IDN Times/Muhammad Nasir) Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, mengatakan kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 berkat kolaborasi semua pihak. Termasuk pemerintah pusat dan daerah, kementerian/lembaga, aparat keamanan, mitra sponsor, komunitas, pelaku UMKM, relawan, serta masyarakat NTB.
“Penyelenggaraan ajang sebesar ini membutuhkan koordinasi dan kerja sama yang erat dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, mitra penyelenggara, hingga masyarakat yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan di kawasan Mandalika,” kata Troy.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan event internasional di Mandalika. Selain memastikan kelancaran pelaksanaan balapan, penyelenggaraan MotoGP juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan kawasan, mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal, serta memperluas peluang ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat sekitar.
Troy mengatakan, pengalaman dari penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan event berikutnya. Baik dari sisi koordinasi antarpihak, kesiapan operasional, maupun keterlibatan masyarakat.
“Kami ingin setiap penyelenggaraan MotoGP di Mandalika memberikan nilai tambah yang semakin besar, tidak hanya bagi kawasan dan industri pariwisata, tetapi juga bagi masyarakat NTB. Karena itu, sinergi yang telah terbangun perlu terus dijaga agar manfaat penyelenggaraan event internasional dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Troy.





















