Tim SAR Gabungan masih mencari tiga penyelam yang hilang di perairan Sikka. (Dok Basarnas Maumere)
Sementara tim pertama, jelas, terdiri dari seorang guide WNI dan seorang WNA asal Belanda. Mereka berhasil kembali ke permukaan atau selamat dari arus tersebut.
"Namun empat orang dari tim kedua belum muncul ke permukaan sehingga pihak tour guide kemudian meminta bantuan SAR," ungkapnya.
Para penyelam di tim pertama tersebut langsung melaporkan kejadian itu dan meminta pencarian terhadap kru mereka. Laporan tentang kondisi membahayakan manusia tersebut diterima pada pukul 14.10 WITA dari seorang tour guide bernama Riana.
Kemudian Fathur mengerahkan Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR Puntadewa menuju lokasi kejadian. Tim mereka tiba di sekitar lokasi dan mulai melakukan pencarian pada pukul 16.00 WITA
"Pencarian dimulai dari menyisir permukaan laut menggunakan KN SAR Puntadewa," jelas dia.
Pencarian dilakukan hingga pada pukul 17.45 WITA, Patricia dilaporkan telah ditemukan. Tim SAR lalu menyisir lagi area sekitar lokasi kejadian menggunakan skoci dan mengerahkan drone thermal untuk membantu pemantauan. Namun hingga gelap tidak ada petunjuk mengenai keberadaan mereka.
Ketiga penyelam yang masih dicari yakni Dervla Mulligan (28), perempuan asal Irlandia; Darragh (27), laki-laki asal Irlandia; dan Frederik Horimpun (39), laki-laki WNI yang merupakan dive guide di Maumere.
"Masih terdapat tiga korban lainnya yang saat ini masih dalam pencarian," ujar Fathur.