Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BRI Peduli Latih 500 Volunteer MotoGP Mandalika Kelola Sampah
BRI Peduli latih volunteer Mandalika kelola sampah. (Dok.BRI)
  • BRI Peduli melatih 500 relawan pengelolaan sampah di Sirkuit Mandalika menjelang MotoGP Indonesia 2026, untuk menjaga kebersihan selama balapan 9–11 Oktober.
  • Relawan dibagi menjadi petugas kebersihan, manajemen sampah, relawan lokal, dan tim pemilah; mereka mendapat pelatihan keselamatan, pelayanan pengunjung, penanganan tumpahan, serta pemilahan limbah.
  • Program “Yok Kita Gas” yang berjalan sejak 2021 telah diterapkan di 117 lokasi, mengolah ratusan juta kilogram sampah menjadi pupuk organik cair dan nilai ekonomi komunitas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mataram, IDN Times - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Menjelang ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, BRI Peduli menggelar pelatihan manajemen sampah bagi 500 relawan di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat.

Program bertajuk "Yok Kita Gas" ini bertujuan untuk mengintegrasikan edukasi, aksi nyata, dan tata kelola limbah demi menciptakan kawasan yang lebih bersih. Kolaborasi bersama mitra dan masyarakat desa setempat ini diharapkan mampu memastikan kebersihan sirkuit selama balapan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober 2026.

"Banyak sekali edukasi dari orang-orang yang berpengalaman di bidang sampah. Kemudian kita sama-sama memberikan ilmu yang sangat luar biasa," kata salah satu volunteer, Baiq Putri Andini dalam keterangan yang diterima pada Selasa (6/10/2026).

1. Pembagian tugas dan pelatihan komprehensif

BRI Peduli latih volunteer Mandalika kelola sampah. (Dok.BRI)

Program pengelolaan sampah ini membagi ratusan relawan ke dalam tiga ruang lingkup pekerjaan utama untuk memastikan efisiensi penanganan di lapangan. Pekerja tersebut terdiri dari 143 petugas kebersihan, 206 tenaga manajemen sampah yang dibantu 101 relawan lokal, serta 50 orang dalam tim pemilah.

Selama masa pelatihan, seluruh peserta mendapatkan pembekalan intensif mengenai standar kebersihan area sirkuit, prosedur keselamatan kerja, hingga tata cara pelayanan pengunjung. Mereka juga dibekali simulasi penanganan tumpahan di tengah keramaian serta praktik langsung pemilahan limbah organik dan anorganik bernilai ekonomis.

Kami juga memastikan bahwa setiap upaya pengelolaan sampah mampu memberikan nilai tambah ekonomi atau shared value bagi komunitas yang terlibat,” tegasnya.

2. Harapkan keberlanjutan

BRI Peduli latih volunteer Mandalika kelola sampah. (Dok.BRI)

Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, menyambut baik inisiatif strategis dari BRI Peduli dalam mendukung kebersihan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Ia berharap kolaborasi positif ini mampu membangun kebiasaan hidup bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar meskipun ajang balapan telah usai.

Sentimen serupa juga diungkapkan oleh Baiq Putri Andini yang turun langsung sebagai salah satu relawan program manajemen sampah tersebut. Ia mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga dari para ahli berpengalaman sekaligus bangga bisa saling berbagi ilmu demi menjaga kelestarian lingkungan.

"Kali ini kami bersama BRI Peduli ingin mengajak seluruh masyarakat melalui volunteer yang ada untuk membiasakan, bukan hanya MotoGP, namun setelah ini tetap terbiasa memulai hidup bersih. Kami berterima kasih kepada BRI Peduli atas komitmennya untuk masyarakat dalam menjaga kebersihan venue dan lingkungan," ujar Corporate Secretary BRI, Dhanny.

3. Komitmen jangka panjang menjaga lingkungan

BRI Peduli latih volunteer Mandalika kelola sampah. (Dok.BRI)

Dhanny menegaskan bahwa program pengelolaan lingkungan ini dirancang khusus untuk mendukung kenyamanan ajang balap motor berstandar internasional tersebut. Langkah strategis ini membuktikan kapasitas BRI sebagai katalisator pembangunan berkelanjutan yang sangat selaras dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).

Sejak mulai digulirkan pada tahun 2021, program "Yok Kita Gas" telah sukses memberikan dampak nyata di 117 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Inisiatif berkelanjutan ini berhasil mengelola ratusan juta kilogram sampah menjadi pupuk organik cair sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi komunitas penggeraknya.

“MotoGP Mandalika merupakan ajang olahraga internasional, sehingga pengelolaan kebersihan menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan event yang lebih tertib, nyaman, dan berkelanjutan,” kata Dhanny.

Curated For You

Editorial Team

Related Article