Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Barang yang Sebaiknya Dijauhkan dari Kamar agar Tidur Lebih Nyenyak
Ilustrasi membersihkan kamar tidur (pexels.com/Pavel Danilyuk)
  • Lingkungan kamar yang tenang, gelap, dan sejuk mendukung tidur; barang yang memancarkan cahaya, suara, atau memicu aktivitas perlu dipindahkan, dimatikan, atau disimpan.
  • Ponsel, tablet, dan televisi sebaiknya dimatikan setidaknya 30 menit sebelum tidur, dijauhkan dari jangkauan, serta notifikasi tidak penting dinonaktifkan.
  • Laptop, dokumen kerja, lampu dekorasi, jam digital, dan perangkat berbunyi perlu dibereskan atau diatur agar kasur kembali khusus untuk istirahat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sudah berbaring, tetapi tangan masih sibuk membuka ponsel atau pikiran kembali ke pekerjaan? Sebelum menambah perlengkapan tidur, periksa dulu benda yang membuat aktivitasmu sulit berhenti.

Lingkungan yang tenang, gelap, dan sejuk membantu menciptakan kondisi yang mendukung tidur. Barang yang menghasilkan cahaya, suara, atau membuatmu terus bekerja perlu ditata sesuai fungsi kamar.

Menjauhkan barang dari kamar tidak selalu berarti harus membuangnya. Kamu bisa memindahkan, mematikan, atau menyimpannya agar waktu istirahat mendapat ruang.

1. Ponsel, tablet, dan televisi yang masih aktif

ilustrasi kamar tidur (pexels.com/Max Vakhtbovych)

Perangkat layar bisa membuat waktu menjelang tidur terus terisi tontonan atau percakapan. CDC menyarankan mematikan perangkat elektronik setidaknya 30 menit sebelum tidur.

Letakkan ponsel jauh dari jangkauan tangan jika kamu mudah kembali membukanya setelah berbaring. Matikan pemberitahuan yang tidak diperlukan dan pertahankan pengaturan untuk panggilan penting sesuai kebutuhan.

Jika ponsel digunakan sebagai alarm, atur sebelum mulai bersiap tidur. Televisi atau tablet juga bisa dimatikan lebih awal agar kegiatan menonton tidak terus memperpanjang waktu terjaga.

2. Berkas dan perlengkapan kerja di atas kasur

ilustrasi membaca buku santai di kamar tidur untuk meredakan penat dan stres (pexels.com/Ivan S)

Laptop, dokumen, dan catatan pekerjaan sebaiknya dipindahkan dari kasur setelah jam kerja selesai. MedlinePlus menganjurkan menggunakan tempat tidur untuk tidur serta menghindari kegiatan bekerja di atasnya.

Jika kamar juga menjadi ruang kerja, kumpulkan perlengkapan ke satu tempat setelah digunakan. Kamu bisa menutup laptop dan menyimpan dokumen dalam laci atau kotak agar area tidur kembali siap dipakai.

Tuliskan pekerjaan yang perlu dilanjutkan keesokan hari sebelum membereskan meja. Dengan begitu, kamu memiliki catatan untuk kembali bekerja tanpa harus terus membuka berkas saat sudah berbaring.

3. Lampu dekorasi dan perangkat yang mengganggu dengan cahaya atau suara

ilustrasi kamar tidur (pexels.com/The Ghazi)

Perhatikan lampu dekorasi, layar jam digital, atau perangkat yang terus menyala di dekat tempat tidur. Jika cahayanya mengganggu, matikan, redupkan, atau pindahkan dari arah pandangan.

Lakukan hal yang sama pada benda yang mengeluarkan bunyi dan membuatmu sulit terlelap. Tujuannya menciptakan lingkungan yang tenang sesuai kebutuhanmu, bukan mengosongkan seluruh kamar.

Kamu tetap bisa memakai lampu malam redup jika diperlukan untuk bergerak dengan aman. Jika kesulitan tidur terus berulang meski kebiasaan dan lingkungan sudah diperbaiki, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article