Comscore Tracker

Booking Kamar Hotel di Gili Trawangan Sepi Jelang Nataru

Manajemen berharap banyak pada event MotoGP

Lombok Utara, IDN Times – Jelang libur panjang Natal dan Tahun baru (Nataru), beberapa hotel ternama di Gili Trawangan Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara masih sepi pemesanan tamu. Sebelum covid-19, di gili ini biasanya selalu full booked. Namun berbeda dalam tiga tahun terakhir yang sepi wisatawan. 

“Belum ada yang booking. Masih sepi,” kata E-commerce and Sales Executive Cluster Hotel Royal Singosari, Lidya Lionita kepada IDN Times, Minggu (12/12/2021). 

Pihaknya tidak dapat berbuat banyak, sebab meskipun melakukan promosi, namun tetap tak ada tamu yang menginap di hotelnya. Dia berharap pandemik segera berakhir dan gili kembali menemukan kejayaannya.

1. Berharap PPKM dibatalkan

Booking Kamar Hotel di Gili Trawangan Sepi Jelang NataruHotel Royal Singosari Gili Trawangan/dok. Lidya

Menurut Lidya, sejak pandemik COVID-19 tahun 2019 lalu, jumlah kunjungan tamu atau wisatawan, baik dari mancanegara dan nusantara menuju ke Gili Trawangan menurun drastis. Biasanya, sebelum pandemi COVID-19, kata dia, jumlah booking kamar hotel sudah dari jauh-jauh hari sebelum libur Nataru, tamu mulai berdatangan. 

Bukan hanya tamu dari luar, tamu lokal juga banyak yang ingin menikmati suasana malam pergantian tahun di gili. Sebab euforia malam pergantian tahun terasa lebih menyenangkan dilakukan di gili.

“Mau pertengahan bulan ini belum ada yang booking kamarnya. Tapi biasanya dari tahun sebelumnya ada, biasanya tamu yang waktu-waktu last minute,” ujarnya. 

Baca Juga: Tinjau Mandalika, Istri Menpora Takjub dengan Keindahan Mandalika

2. Dampak WSBK dan MotoGP belum terasa

Booking Kamar Hotel di Gili Trawangan Sepi Jelang NataruHotel Royal Singosari Gili Trawangan IDN Times/Ahmad Viqi

Menurut Lidya, event World Superbike (WSBK) pada tanggal 19 hingga 21 November 2021 lalu belum terasa sama sekali. Bahkan, kata Lidya, kunjungan ke Hotel Royal Singosari sepi. Dia berharap pada event internasional selanjutnya, gili kebagian tamu.

"Khusus tamu WSBK kita tidak ada dampaknya," ujarnya.

Receptionist Marc Hotel bintang 4 di Gili Trawangan, Pathimatul Sakdiah mengatakan selama event WSBK, jumlah booking hotel hanya ada dua kamar. Selama sepekan event balap motor IATC dan WSBK, sebut dia, belum ada dampak signifikan terhadap jumlah kunjungan di Gili Trawangan.

"Sepi kayak kota Mati. Kita harapkan tamu libur ke gili tapi enggak ada," kata Diah.

3. Buka harga khusus Nataru

Booking Kamar Hotel di Gili Trawangan Sepi Jelang NataruOmbak Sunset Gili Trawangan Lombok IDN Times/Ahmad Viqi

Diah merinci dari 52 kamar di Marc Hotel total kamar yang di-booking untuk libur Nataru mencapai 42 kamar. Baik dari tamu lokal hingga internasional. Selain itu, kata Diah, harga satuan kamar di Marc Hotel mencapai Rp850.000 plus breakfast include fasilitas lainnya seperti Minibar dan Coffe Mark.

"Iya, untungnya libur Nataru ini ada booking pas hari weekend juga," katanya.

Berbeda dengan Diah, Sales Manager Hotel Ombak Sunset Rezi Anggita mengaku jelang libur Nataru hanya membuka 8 kamar saja dari 130 kamar hotel.

"Dari 8 kamar yang sudah di-booking hanya 6 kamar," katanya.

Untuk harga kamar di Hotel Ombak Sunset Bungalow mencapai Rp550.000 per malamnya. Untuk kamar Akoya One Bedroom Private Pool Vila mencapai Rp1 juta.

"Hara ini bisa dipakai sampai Maret 2022. Tipe lain masih kita tutup. Karena pariwisata di gili belum terlalu pulih jadi tamu yang datang juga masih terbatas dan tidak terlalu banyak," katanya.

Untuk di Hotel Singosari Gili Trawangan sendiri ujar Lidya, harga paket libur Nataru sama dengan di Ombak Sunset capai Rp550.000 termasuk fasilitas cidomo, Curcas dan practicion.

"Kalau breakfast dan cidomo saja itu harganya cuma Rp200.000 per malam," katanya. 

Selama pandemi COVID-19 kata Lidya dan Rezi, hampir semua team operasional hotel terbatas. Selain itu, kata Rezi, beberapa kamar di Ombak Sunset masih on progress renovasi bangunan hotel yang rusak karena gempa 2018 lalu.

"Semoga saja libur Nataru ini ada dampaknya," kata Rezi. 

Baca Juga: 4.077 Kamar Hotel di Kota Mataram Siap Sambut Tamu MotoGP 2022

Topic:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya