Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Terjadi Bencana Alam saat Liburan? Segera Lakukan 5 Hal Ini!

Kota Mataram
4 min read
Terjadi Bencana Alam saat Liburan? Segera Lakukan 5 Hal Ini!
ilustrasi transit di bandara (pexels.com/K)
  • Saat bencana terjadi di tengah liburan, tetap tenang, menjauh dari bahaya, dan cek informasi serta arahan resmi dari BNPB, BMKG, pemerintah daerah, atau petugas setempat.
  • Segera ikuti jalur evakuasi dan menuju titik aman sesuai instruksi; jangan mempertahankan barang, tiket, atau rencana wisata yang berisiko bagi keselamatan.
  • Setelah aman, kabari keluarga seperlunya, hemat baterai dan jaringan, tunda perjalanan, serta siapkan identitas, obat, air, makanan, HP, dan power bank.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Rencana liburan yang sudah disusun jauh-jauh hari bisa berubah dalam hitungan menit ketika bencana alam tiba-tiba terjadi. Gempa bumi, erupsi gunung api, banjir, tanah longsor, hingga tsunami dapat mengganggu perjalanan sekaligus menimbulkan situasi yang membutuhkan tindakan cepat. Dalam kondisi seperti ini, kepanikan justru dapat membuat seseorang sulit mengambil keputusan yang tepat.

Jika bencana terjadi ketika kamu sedang berada di tempat wisata atau daerah yang belum terlalu dikenal, keselamatan tentu harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan diri melanjutkan perjalanan hanya karena ingin mengikuti rencana yang sudah dibuat sebelumnya. Agar tetap aman, ada beberapa hal yang sebaiknya segera dilakukan ketika bencana alam terjadi di tengah liburan.

  1. 1. Tetap tenang dan cari informasi resmi

    ilustrasi mencari informasi di internet
    ilustrasi mencari informasi di internet (pexels.com/Pavel Danilyuk)

    Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menjaga diri agar tidak panik. Kepanikan dapat membuat seseorang terburu-buru mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan kondisi di sekitarnya. Cobalah menarik napas, menjauh dari sumber bahaya jika memungkinkan, kemudian cari tahu situasi terbaru melalui sumber informasi resmi.

    Hindari langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial, terutama jika belum diketahui kebenarannya. Perhatikan arahan dari pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), atau pihak berwenang setempat sesuai jenis bencananya. Informasi tersebut dapat membantu kamu mengetahui wilayah yang terdampak, potensi bahaya lanjutan, serta langkah evakuasi yang perlu dilakukan.

  2. 2. Segera menuju tempat yang lebih aman

    ilustrasi bandara
    ilustrasi bandara (pexels.com/Connor Danylenko)

    Setelah mengetahui situasi, segera ikuti instruksi evakuasi apabila pihak berwenang meminta masyarakat meninggalkan lokasi. Jangan menunggu keadaan menjadi semakin buruk hanya karena merasa kondisi di sekitar masih terlihat aman. Pilih jalur evakuasi yang telah ditentukan dan hindari mengambil jalan pintas yang belum diketahui kondisinya.

    Jika sedang berada di tempat wisata, kamu juga dapat mengikuti arahan petugas, pengelola destinasi, atau pemandu wisata. Mereka biasanya memiliki informasi mengenai titik kumpul dan jalur keluar yang dapat digunakan dalam keadaan darurat. Ingat, barang bawaan, tiket wisata, atau rencana perjalanan tidak lebih penting daripada keselamatan diri.

  3. 3. Hubungi keluarga dan orang terdekat

    ilustrasi menelepon seseorang
    ilustrasi menelepon seseorang (pexels.com/Phil Nguyen)

    Ketika kondisi sudah cukup aman, segera beri tahu keluarga atau orang terdekat mengenai keadaanmu. Sampaikan lokasi terakhir, kondisi terkini, serta rencana yang akan kamu lakukan setelahnya. Informasi sederhana tersebut dapat membantu keluarga mengetahui bahwa kamu berada dalam keadaan aman sekaligus memudahkan mereka memantau situasi.

    Namun, usahakan tidak terus-menerus menggunakan telepon jika jaringan komunikasi sedang terbatas. Prioritaskan komunikasi yang benar-benar penting agar jaringan dan baterai ponsel dapat digunakan untuk kebutuhan darurat. Jika memungkinkan, aktifkan fitur hemat baterai dan simpan nomor penting yang mungkin dibutuhkan selama proses evakuasi.

  4. 4. Tunda perjalanan dan jangan memaksakan diri

    ilustrasi bandara
    ilustrasi bandara (pexels.com/JESHOOTS.com)

    Bencana alam dapat membuat kondisi jalan, transportasi, dan fasilitas umum berubah secara tiba-tiba. Jalan yang sebelumnya aman dilalui bisa saja tertutup material longsor, tergenang banjir, atau mengalami kerusakan akibat gempa. Karena itu, jangan memaksakan diri kembali ke hotel, menuju bandara, atau melanjutkan perjalanan jika kondisi belum dinyatakan aman.

    Kamu juga tidak perlu merasa rugi hanya karena rencana liburan harus dihentikan sementara. Tiket, reservasi penginapan, atau agenda wisata dapat dipertimbangkan kembali setelah keadaan benar-benar kondusif. Dalam situasi bencana, keputusan untuk menunda perjalanan justru dapat mengurangi risiko mengalami masalah yang lebih besar.

  5. 5. Siapkan kebutuhan penting selama keadaan darurat

    ilustrasi dokumen penting
    ilustrasi dokumen penting (pexels.com/Vlada Karpovich)

    Jika harus bertahan sementara di lokasi yang aman, pastikan barang-barang penting mudah dijangkau. HP, power bank, dompet, identitas diri, obat-obatan pribadi, air minum, makanan ringan, dan perlengkapan dasar lainnya sebaiknya tidak ditinggalkan. Jika memungkinkan, masukkan barang tersebut ke dalam tas yang mudah dibawa ketika harus berpindah tempat.

    Perhatikan pula kondisi lingkungan dan ikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang. Jangan kembali ke lokasi yang sebelumnya dievakuasi hanya untuk mengambil barang jika belum ada izin atau pengumuman bahwa kawasan tersebut aman. Dengan persiapan sederhana, kamu dapat lebih mudah menghadapi situasi darurat sambil menunggu kondisi kembali normal.

    Berlibur ketika bencana alam terjadi memang dapat menjadi pengalaman yang menegangkan, terlebih jika kamu berada jauh dari rumah dan tidak mengenal daerah sekitar. Meski demikian, tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan memprioritaskan keselamatan dapat membantu kamu melewati situasi tersebut dengan lebih baik. Jadi, jika bencana tiba-tiba terjadi di tengah liburan, jangan ragu mengubah rencana dan segera lakukan langkah yang paling aman untuk melindungi diri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles