Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Momen Paling Hening di Dunia dalam Anechoic Chamber Minnesota

Momen paling hening di dunia dalam Anechoic Chamber Minnesota. (Pexels/ThisIsEngineering)
Momen paling hening di dunia dalam Anechoic Chamber Minnesota. (Pexels/ThisIsEngineering)

Bayangkan berada di dalam ruangan di mana kamu bisa mendengar detak jantungmu sendiri, bahkan suara darah yang mengalir di tubuhmu. Tak ada gema, tak ada dengung, tak ada suara luar sedikit pun. Anechoic Chamber di Orfield Laboratories, Minnesota, bukan hanya tempat paling hening di dunia menurut Guinness World Records, tapi juga ruang di mana keheningan menjadi sangat nyata, bahkan mengganggu.

Ruang ini menyerap 99,99% suara, menjadikannya pengalaman ekstrem bagi pendengaran dan pikiran. Di dunia yang bising, dari suara kendaraan, notifikasi ponsel, hingga obrolan sehari-hari, mendadak berada di ruang tanpa suara adalah pengalaman yang sangat kontras.

Banyak orang mengira keheningan adalah sesuatu yang menenangkan, namun ketika berada dalam tingkat keheningan mutlak seperti ini, justru muncul ketidaknyamanan, bahkan gangguan sensorik.

Berikut ini momen ketika kamu tidak hanya sendirian, tapi benar-benar tertelanjang di hadapan keheningan.

1. Apa itu Anechoic Chamber dan mengapa ruangan ini begitu hening

Momen paling hening di dunia dalam Anechoic Chamber Minnesota. (Pexels/ThisIsEngineering)
Momen paling hening di dunia dalam Anechoic Chamber Minnesota. (Pexels/ThisIsEngineering)

Anechoic Chamber (ruang tanpa gema) adalah ruangan khusus yang dirancang untuk menyerap semua pantulan suara dan mencegah masuknya suara dari luar. Di Orfield Laboratories, dinding, lantai, dan langit-langit ruangan dilapisi busa penyerap suara setebal 3 kaki dan struktur besi yang mengambang dari dunia luar. Ruangan ini benar-benar terisolasi dari segala kebisingan.

Keheningan di sini bukan sekadar tidak ada suara bising, tetapi tidak ada pantulan suara sama sekali. Saat kamu berbicara, tidak ada gema atau pantulan balik, suaranya langsung hilang. Bagi tubuh manusia yang terbiasa menerima pantulan akustik dari lingkungan sekitar, pengalaman ini sangat tidak biasa dan bisa menyebabkan gangguan keseimbangan, disorientasi, hingga sensasi vertigo ringan.

2. Momen ketika tubuhmu menjadi satu-satunya sumber suara

Momen paling hening di dunia dalam Anechoic Chamber Minnesota. (Pexels/ThisIsEngineering)
Momen paling hening di dunia dalam Anechoic Chamber Minnesota. (Pexels/ThisIsEngineering)

Di dalam ruangan ini, satu-satunya hal yang bisa kamu dengar hanyalah tubuhmu sendiri. Detak jantung, deru napas, bahkan suara perut dan aliran darah yang biasanya tak terdengar, jadi begitu jelas. Suara-suara internal itu, yang biasa tertutup oleh keramaian dunia luar, kini jadi sangat menonjol.

Banyak orang merasa panik atau tidak nyaman setelah beberapa menit karena otak terus berusaha mencari input suara dari luar dan tidak menemukannya. Tanpa stimulus sensorik, kesadaran akan tubuh menjadi sangat tinggi. Ini bukan hanya soal keheningan, tapi tentang konfrontasi langsung dengan diri sendiri dalam bentuk paling dasar dan mentah.

3. Mengapa tidak banyak orang bertahan lama di dalamnya

Momen paling hening di dunia dalam Anechoic Chamber Minnesota. (Pexels/ThisIsEngineering)
Momen paling hening di dunia dalam Anechoic Chamber Minnesota. (Pexels/ThisIsEngineering)

Meskipun terdengar menarik, tidak banyak orang yang bisa bertahan lama di Anechoic Chamber. Rata-rata orang hanya bisa bertahan antara 5 hingga 30 menit. Bahkan ada laporan bahwa lebih dari 45 menit bisa menyebabkan halusinasi auditorik ringan, karena otak manusia mulai menciptakan suara untuk mengisi kekosongan yang ekstrem.

Keheningan ini bisa membuat orang merasa terisolasi secara mental, seolah berada di luar waktu dan dunia. Tanpa referensi suara eksternal, otak kehilangan titik acuan ruang dan waktu. Beberapa orang melaporkan kehilangan keseimbangan atau merasa seperti terombang-ambing di tengah kehampaan. Ini bukan keheningan yang menenangkan, ini keheningan yang mencengangkan.

4. Refleksi psikologis: apa yang kita takuti dari keheningan?

Momen paling hening di dunia dalam Anechoic Chamber Minnesota. (Pexels/ThisIsEngineering)
Momen paling hening di dunia dalam Anechoic Chamber Minnesota. (Pexels/ThisIsEngineering)

Pengalaman di Anechoic Chamber membongkar satu hal penting, banyak dari kita tidak siap menghadapi keheningan total. Kita terbiasa dengan kebisingan sebagai pengalih perhatian. Ketika suara dunia dimatikan, yang tersisa hanyalah pikiran kita sendiri. Dan kadang, justru itu yang paling menakutkan.

Keheningan absolut memaksa kita untuk hadir penuh, tanpa distraksi. Tak ada notifikasi, tak ada percakapan, tak ada hiburan. Ini menjadi ruang untuk merenung secara ekstrem. Bagi sebagian orang, momen ini bisa menyadarkan mereka akan betapa jarangnya kita benar-benar mendengarkan diri sendiri. Bagi yang lain, keheningan justru menjadi cermin dari kekosongan atau kecemasan batin yang selama ini disembunyikan oleh keramaian.

Berdiri di dalam Anechoic Chamber di Minnesota bukanlah sekadar pengalaman ilmiah, tapi juga pengalaman eksistensial. Ini adalah momen di mana kamu bukan hanya kehilangan dunia luar, tapi juga dipaksa untuk menatap dunia dalam. Di tengah era penuh distraksi, momen hening ini mengajarkan bahwa keheningan bisa lebih nyaring dari suara mana pun, dan di situlah kamu mungkin mendengar dirimu sendiri untuk pertama kalinya.

Demikian momen paling hening di dunia dalam Anechoic Chamber di Minnesota.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us