Mataram, IDN Times - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Rakyat NTB menggeruduk Kantor DPRD NTB, Kamis (22/10/2026). Mereka berasal dari sejumlah kampus di Kota Mataram, diantaranya Universitas Mataram, Universitas Pendidikan Mandalika, Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB dan perguruan tinggi lainnya.
Dalam aksi kali ini, mahasiswa mendesak DPRD NTB membuat pernyataan menolak program makan bergizi gratis (MBG). Selain itu, mereka juga menyoroti penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan.
Aksi ratusan mahasiswa di depan kantor Sekretariat DPRD NTB itu nyaris ricuh karena tidak ada Ketua DPRD NTB yang menemui massa aksi. Mahasiswa sempat terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian di gerbang kantor Sekretariat DPRD NTB. Situasi kembali kondusif setelah Wakil Ketua DPRD NTB, Muzihir menemui massa aksi.
