Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rekor Penonton Pecah, InJourney Optimis Dampak Ekonomi MotoGP Rp5 Triliun
Direktur Utama InJourney Maya Watono. (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • MotoGP Mandalika 2026 mencetak rekor 157.875 penonton selama 9–11 Oktober, melampaui target 145 ribu dan melanjutkan tren kenaikan jumlah pengunjung sejak 2022.
  • InJourney dan ITDC optimistis perputaran ekonomi melampaui Rp5 triliun, didorong belanja wisatawan, okupansi hotel, keterlibatan masyarakat lokal, serta UMKM.
  • Penyelenggaraan turut menyoroti penurunan kemiskinan NTB dari 14 menjadi 11 persen, pertumbuhan ekonomi 10,42 persen, serta penampilan Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lombok Tengah, IDN Times - Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026 mencatatkan sejarah baru. Berdasarkan data Dorna Sports, jumlah penonton pada perhelatan MotoGP Mandalika tahun kelima ini menembus angka 157.875 orang.

Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney), Maya Watono mengatakan pada tahun ini jumlah penonton MotoGP Mandalika mencatatkan rekor baru sepanjang sejarah penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika. Dengan penonton yang melampaui target 145 ribu orang, dia optimistis perputaran ekonomi MotoGP Mandalika 2026 menembus angka Rp5 triliun.

​"Kami sangat optimis bahwa ini bisa (Rp5 triliun). Karena tadi kami sudah mendapatkan perhitungan dari Dorna bahwa 157 ribu pengunjung. Jadi itu rekor terbesar sepanjang sejarah. Ini tahun kelima dan setiap tahun kami improve," kata Maya dikonfirmasi di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026) sore.

1. Ada tren penurunan kemiskinan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi NTB

Para penonton menyaksikan balapan utama MotoGP Mandalika 2026 lewat Videotron yang dipasang di belakang Paddock Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Maya mengungkapkan dampak penyelenggaraan MotoGP Mandalika terhadap penurunan angka kemiskinan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi NTB. Berdasarkan informasi dari Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, tingkat kemiskinan mengalami penurunan dari 14 persen menjadi 11 persen.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi NTB pada semester 1 2026 secara kumulatif dibandingkan semester 1 2025 tercatat sebesar 10,42 persen. Pelaksanaan event MotoGP Mandalika juga melibatkan masyarakat lokal serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Tahun ini rekor terbesar penonton, kita lihat antusiasmenya pasti berasa di sirkuit tapi juga viral di sosmed. Bahwa memang pekerjannya juga rapi, semua keterlibatan masyarakat lokal, UMKM. Jadi sangat membanggakan. Saya rasa perputaran ekonominya akan jauh lebih baik," kata Maya.

2. Klaim disaksikan 700 juta pasang mata di seluruh dunia

Penonton memadati tribun Grandstand B Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Selain dampak ekonomi, Maya mengatakan bahwa MotoGP Mandalika 2026 juga menghadirkan pembalap muda Indonesia yang berlaga di kelas Moto3 dan Moto2 yakni Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji. Keikutsertaan dua pembalap itu memberikan harapan baru bagi dunia balap Tanah Air.

​Pada ajang MotoGP Mandalika 2026, Veda Ega Pratama berhasil menempati peringkat ke-6 di sesi balapan dan bertengger di peringkat ke-7 secara overall. Prestasi Veda Ega Pratama dinilai sebagai bagian penting dari pembangunan karakter bangsa bagi generasi muda mendatang.

Tak kalah penting, jelas Maya, kemeriahan opening ceremony MotoGP Mandalika 2026. Menurutnya, opening ceremony MotoGP Mandalika 2026 sukses mencuri perhatian. Acara pembukaan yang spektakuler termasuk penampilan memukau penyanyi papan atas Agnez Mo yang membawakan lagu "Kebyar-Kebyar" diklaim disaksikan langsung oleh sekitar 700 juta pasang mata di seluruh dunia melalui siaran lebih dari 200 media internasional.

"Opening ceremony ini ditonton 700 juta pasang mata di dunia disiarkan 200 lebih media menayangkan opening ceremony. Jadi kami juga membuat opening ceremony ini sangat luar biasa, spektakuler. Ada Agnez Mo juga menyanyikan lagu kebyar-kebyar," ucap Maya.

3. Lonjakan penonton berbanding lurus dengan tingkat okupansi hotel

Tarian Nusantara yang ditampilkan pada acara opening ceremony MotoGP Mandalika 2026, Minggu (11/10/3026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Plt Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar juga mengaku optimis perputaran ekonomi MotoGP Mandalika 2026 bisa tembus di atas Rp5 triliun. Menurutnya, lonjakan jumlah penonton yang mencapai 157.000 orang berbanding lurus dengan peningkatan pengeluaran (spending) wisatawan serta tingginya tingkat okupansi hotel di kawasan Mandalika dan daerah lainnya di Pulau Lombok.

​"Tentunya pasti di atas Rp5 triliun karena 157 ribu penonton. Kamar yang digunakan lebih banyak, malah saya lihat di dalam sudah bangun vila-vila, spending-nya orang-orang semakin banyak. Kita inginkan masyarakat NTB semakin sejahtera," kata Fajar.

Jumlah penonton MotoGP Mandalika 2026 mencatatkan rekor baru. Selama tiga hari penyelenggaraan pada 9 - 11 Oktober 2026, jumlah penonton yang menyaksikan langsung gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika sebanyak 157.875 orang.

Jumlah penonton terbanyak tercatat pada hari ketiga yaitu Minggu (11/10/2026) sebanyak 65.069 orang. Sedangkan pada pada hari pertama dan kedua, jumlah penonton masing-masing sebanyak 39.510 orang dan 53.296 orang.

Jumlah penonton MotoGP Mandalika dari 2022 hingga 2026 terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Adapun rincian jumlah penonton selama lima kali gelaran MotoGP Mandalika, sebagai berikut:

Jumlah penonton MotoGP Mandalika dari tahun 2022 hingga 2025 terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, dengan rincian data resmi sebagai berikut:

  • Tahun 2022 sebanyak 102.801 penonton

  • Tahun 2023 sebanyak 102.929 penonton

  • Tahun 2024 sebanyak 121.252 penonton

  • Tahun 2025 sebanyak 140.324 penonton

  • Tahun 2026 sebanyak 157.875 penonton

Curated For You

Editorial Team

Related Article