Mataram, IDN Times - Pemprov NTB menyiapkan hujan buatan atau teknologi modifikasi cuaca mengatasi dampak kekeringan yang berkepanjangan di Pulau Lombok dan Sumbawa. Selain itu, Pemprov NTB juga akan menggelar salat istisqa atau salat minta hujan pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan dia telah menggelar rapat koordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Dalam pekan ini, Iqbal akan menandatangani SK penetapan status tanggap darurat kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Kita kemarin sudah membahas itu lengkap dengan BPBD, TNGR, BMKG. Dalam Minggu ini kita akan tetapkan kondisi kedaruratan," kata Iqbal dikonfirmasi di Mataram, Rabu (14/10/2026).
