Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kucing Mendadak Lari seperti Dikejar? Ini Penjelasan di Balik Zoomies

Kota Mataram
2 min read
Kucing Mendadak Lari seperti Dikejar? Ini Penjelasan di Balik Zoomies
ilustrasi kucing feral (unsplash.com/Brian Wangenheim)
  • Zoomies adalah ledakan aktivitas singkat saat kucing mendadak berlari dan melompat, umum terjadi pada kucing muda atau kucing rumahan, terutama pagi maupun petang.
  • Berlari sesekali bukan otomatis masalah, tetapi zoomies setiap hari dapat terkait kurangnya rangsangan, frustrasi, minimnya bermain, atau pemicu berupa kucing lain di luar.
  • Pemilik dapat menyalurkan energi lewat beberapa sesi bermain singkat dengan mainan berburu, memberi kesempatan menangkap, serta menyediakan kotak persembunyian dan tempat bertengger.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kucing yang semula tenang kadang mendadak berlari mengitari rumah dan melompat ke berbagai tempat. Ledakan aktivitas singkat ini biasa disebut zoomies.

Cats Protection menjelaskan bahwa perilaku ini dapat muncul secara alami, terutama pada kucing muda atau yang hidup di dalam ruangan. Kejadiannya sering terlihat pada pagi atau petang.

Sesekali berlari kencang tidak otomatis menunjukkan adanya masalah. Namun, pola yang terlalu sering perlu dilihat bersama kesempatan bermain dan kondisi lingkungan kucing.

  1. 1. Energi perlu tersalurkan melalui aktivitas

    ilustrasi kucing makan
    ilustrasi kucing makan (unsplash.com/Abeer Zaki)

    Bermain membantu kucing menghabiskan energi sekaligus melatih gerakan alaminya. Mengintai, mengejar, dan menerkam merupakan bagian dari kegiatan yang bisa disalurkan melalui permainan.

    Dorongan melakukan gerakan berburu tetap ada meski kebutuhan makan sudah dipenuhi. Karena itu, menyediakan makanan saja belum menggantikan kebutuhan kucing untuk bergerak dan bermain.

    Kucing dalam ruangan bergantung pada lingkungan rumah untuk mendapatkan kegiatan yang menarik. Mainan interaktif dan kesempatan menjelajah membantu menyediakan saluran aktivitas yang sesuai.

  2. 2. Zoomies yang sering bisa berkaitan dengan kurangnya rangsangan

    ilustrasi kucing makan
    ilustrasi kucing makan (unsplash.com/Piotr Musioł)

    Menurut Cats Protection, zoomies yang muncul setiap hari dapat menjadi petunjuk kurangnya rangsangan dan frustrasi. Petunjuk ini perlu dinilai dalam konteks keseharian kucing.

    Perhatikan apakah kucing memperoleh sesi bermain dan kesempatan melakukan aktivitas yang beragam. Kondisi rumah yang membatasi semua kegiatan itu patut dievaluasi.

    Frustrasi juga dapat muncul ketika kucing melihat kucing lain di luar wilayahnya tetapi tidak bisa mengusirnya. Pada kondisi seperti ini, pemilik dapat mengurangi pandangan langsung ke pemicu.

  3. 3. Sediakan permainan singkat dan kesempatan menangkap

    ilustrasi kucing feral
    ilustrasi kucing feral (unsplash.com/Aldwin Saint Rodriguez)

    Beberapa sesi bermain singkat sepanjang hari dapat membantu menyalurkan energi. Gunakan mainan yang memungkinkan kucing mengintai, mengejar, lalu menangkap sasaran.

    Biarkan kucing sesekali berhasil menangkap mainan agar permainan tidak berakhir dengan frustrasi. Setelah selesai, simpan mainan bertali yang berisiko membuatnya terjerat ketika tanpa pengawasan.

    Kotak untuk bersembunyi dan tempat bertengger juga membantu menyediakan lingkungan yang menenangkan. Dengan kegiatan yang sesuai, pemilik dapat menilai apakah pola berlari kucing berubah setelah kebutuhannya lebih terpenuhi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More