Mataram, IDN Times - Para pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Bokang, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengeluhkan keterbatasan pasokan air bersih. Setiap pengungsi hanya menerima satu gelas air mineral saat makan, jauh dari kebutuhan harian mereka.
Hal tersebut diungkapkan oleh relawan asal Surabaya, Sherly N. Kesuma, yang sudah sepekan bertugas di lokasi pengungsian.
“Pengungsi awalnya tidak berani menyampaikan keluhan ke Posko Induk Bokang. Namun setelah erupsi ketujuh, cuaca semakin panas dan mereka baru mengungkapkan tidak ada air bersih,” kata Sherly saat berbincang dengan IDN Times, Jumat (15/1/2024).
