Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kebakaran Gunung Rinjani Meluas, Jalur Pendakian Senaru Ditutup!

Kota Mataram
4 min read
Kebakaran Gunung Rinjani Meluas, Jalur Pendakian Senaru Ditutup!
Jalur Pendakian Senaru Lombok Utara. (dok. Istimewa)
  • BTNGR menutup sementara jalur pendakian Senaru mulai 26 September 2026 akibat kebakaran hutan meluas di Resor Torean; jalur Torean sebelumnya juga telah ditutup.
  • BTNGR bersama TNI/Polri, Manggala Agni, dan pihak terkait memadamkan serta mengendalikan kebakaran, memperketat pengawasan kawasan, dan melarang penggunaan api sembarangan.
  • Pendaki bertiket Senaru dapat menjadwal ulang atau beralih melalui Sembalun. Area terdampak di Resor Torean diperkirakan 723,7 hektare hingga 25 September 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mataram, IDN Times - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) menutup sementara jalur pendakian Senaru, Lombok Utara, imbas meluasnya kebakaran hutan di wilayah kerja Resor Torean Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I. Penutupan jalur pendakian Senaru dilakukan mulai 26 September 2026.

Sebelumnya, BTNGR juga menutup jalur pendakian Torean Lombok Utara imbas kebakaran hutan di Bukit Setampol Resor Torean. Sehingga, saat ini ada dua jalur pendakian yang ditutup sementara, sementara 4 jalur pendakian lainnya masih tetap dibuka.

"Jalur wisata pendakian Senaru di Kabupaten Lombok Utara ditutup sementara terhitung mulai tanggal 26 September 2026 sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan," kata Kepala BTNGR, Budhy Kurniawan.

  1. 1. Fokus pemadaman dan pengendalian kebakaran hutan

    1790339215396.jpg
    Pemadaman kebakaran hutan di Bukit Setampol Taman Nasional Gunung Rinjani, Jumat (25/9/2026). (dok. BTNGR)

    Selama penutupan jalur wisata pendakian Senaru, kata Budhy, BTNGR akan berkoordinasi dengan TNI/Polri dan pemangku kepentingan terkait dalam upaya pemadaman dan pengendalian kebakaran hutan di kawasan Gunung Rinjani. Selain itu, melakukan pemadaman awal kebakaran hutan dengan melibatkan anggota Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA) sekaligus melakukan penilaian terhadap tingkat dan luasan kebakaran di lokasi kejadian.

    BTNGR juga melakukan pemantauan penanganan kebakaran dan menginformasikan perkembangan hasil dari tim di lokasi. Dia mengimbau kepada pengunjung atau oendaki untuk tidak melalui jalur wisata pendakian Senaru dan Torean saat ini.

    Budhy menegaskan BTNGR memperketat pengamanan dan pengawasan kawasan, termasuk aktivitas pengunjung, patroli, pengendalian akses, pemeriksaan barang bawaan yang berpotensi menjadi sumber api, serta pelarangan penggunaan api secara sembarangan. Serta memperkuat kesiapsiagaan penanggulangan karhutla, termasuk kesiapan personel dan sarana prasarana, serta koordinasi dengan Pemerintah Daerah, BNPB, BPBD, TNI/Polri, masyarakat, dan pemangku kepentingan terkait.

  2. 2. Pendaki dapat melakukan reschedule dan pengalihan pintu masuk pendakian

    1790255455951.jpg
    Kawasan Bukit Setampol Resor Torean Gunung Rinjani yang terbakar. (IDN Times/Istimewa)

    Bagi calon pendaki yang telah memiliki tiket masuk (e-ticket) melalui jalur wisata pendakian Senaru, mulai 26 September 2026, kata Budhy, dapat melakukan penjadwalan ulang (reschedule). Pendaki juga dapat melakukan pengalihan pintu masuk dan keluar pada jalur wisata pendakian Sembalun sampai dengan dibuka kembali jalur pendakian Senaru.

    Kepada para pendaki yang sedang melakukan aktivitas pendakian dan memilih jalur wisata pendakian Senaru dan Torean sebagai pintu keluar diminta agar dapat mengalihkan melalui jalur wisata pendakian Sembalun sesuai arahan petugas BTNGR di lapangan.

  3. 3. Pembukaan jalur pendakian Senaru berdasarkan hasil evaluasi penanganan kebakaran

    Ilustrasi pendaki di Gunung Rinjani. (IDN Times/Istimewa)
    Ilustrasi pendaki di Gunung Rinjani. (IDN Times/Istimewa)

    Budhy mengatakan pembukaan kembali jalur pendakian Senaru, akan ditetapkan dengan memperhatikan hasil evaluasi penanganan kebakaran hutan di wilayah kerja Resor Senaru dan Resor Torean Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I. Berdasarkan hasil pemantauan dan perhitungan sementara sampai dengan 25 September 2026, luas areal yang terdampak kebakaran di kawasan Resor Torean Lombok Utara mencapai 723,7 hektare.

    Kebakaran hutan terjadi di kawasan Bukit Setampol, Puncak Sangkareang dan sekitarnya yang berada di bawah Resor Torean Lombok Utara, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I. Budhy menjelaskan angka tersebut masih merupakan estimasi sementara dan akan terus diperbarui berdasarkan hasil pemantauan lapangan, dokumentasi udara menggunakan drone, serta verifikasi batas areal terdampak setelah kondisi memungkinkan.

    Sejak 1 September 2026, pendakian di Gunung Rinjani dibatasi. Pembatasan pendakian Gunung Rinjani untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). BTNGR juga menghentikan sementara penjualan tiket melalui aplikasi eRinjani.

    Dalam kondisi normal, BTNGR menetapkan kuota pendaki pada enam jalur pendakian Gunung Rinjani sebanyak 700 orang per hari. Adapun kuota jumlah kunjungan atau pendaki di masing-masing pintu masuk pendakian Gunung Rinjani, sebagai berikut :

    • Jalur Pendakian Senaru dengan rute Jebak Gawah Senaru - Pelawangan Senaru - Danau Segara Anak - Jalur Pendakian Senaru/Torean dengan kuota maksimal 150 pengunjung per hari.
    • Jalur Pendakian Sembalun dengan rute Pintu Masuk Jalur Pendakian Sembalun - Pelawangan Sembalun - Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak - Jalur Pendakian Sembalun/Torean/Senaru dengan kuota maksimal 150 pengunjung per hari.
    • Jalur Pendakian Torean dengan rute Pintu Masuk Jalur Pendakian Torean-Pelawangan-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Torean/Senaru dengan kuota maksimal 100 pengunjung per hari.
    • Jalur Pendakian Aik Berik dengan rute Jebak Gawah Aik Berik - Pelawangan Aik Berik dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari.
    • Jalur Pendakian Timbanuh dengan rute Pintu Masuk Jalur Pendakian Timbanuh Pelawangan Timbanuh dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari.
    • Jalur Pendakian Tete Batu dengan Pintu Masuk Jalur Pendakian Tete Batu-Pelawangan Tete Batu dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari

Share Article
Editorial Team

Related Articles