Lombok Timur, IDN Times – Media sosial di Lombok Timur dihebohkan oleh unggahan pilu orangtua murid asal Kecamatan Peringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam unggahannya, ia menceritakan dugaan kasus perundungan yang dialami anaknya di lingkungan sekolah, yang memicu simpati sekaligus keprihatinan warganet. Orangtua korban juga mengaku dikeluarkan dari grup WhatsApp wali murid (walmur).
Tak hanya menanggung beban emosional akibat peristiwa tersebut, orangtua korban juga mengaku mendapat tekanan dari pihak sekolah setelah mengungkapkan kesedihan dan kekecewaannya di media sosial. Tekanan itu disebut muncul usai unggahan tersebut viral dan mendapat perhatian luas dari masyarakat.
