Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Konstantin Shmatov)

Intinya sih...

  • Video asusila mahasiswa KKN viral di Lotim

  • Adegan intim dalam posko KKN, kedua pemeran diduga mahasiswa

  • Kades tidak tahu, aksi dilakukan di posko saat masa KKN

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lombok Timur, IDN Times - Video asusila kembali menggemparkan publik Lombok Timur. Video tersebut beredar luas melalui media sosial dengan durasi 13 menit 17 detik pada Senin (9/2/2026).

Adegan dalam video itu diperankan oleh dua orang yang diduga merupakan mahasiswa. Keduanya disebut tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur (Lotim).

1. Melakukan hubungan intim

Ilustrasi hubungan badan (pexels.com/Pixabay)

Dalam video tersebut, adegan disebut berlangsung di dalam sebuah kamar yang diduga merupakan posko KKN. Dengan iringan musik, adegan diawali dengan aktivitas meminum minuman keras sebelum berlanjut pada pergumulan kedua pemeran.

Mirisnya, adegan dalam video itu disebut menyerupai film dewasa dan terekam cukup jelas. Video tersebut kini menjadi perbincangan publik di Lombok Timur serta beredar luas di media sosial, terutama melalui pesan singkat WhatsApp.

2. Kades tak tahu

ilustrasi KKN (pexels.com/Anna Shvets)

Kepala Desa tempat program KKN membenarkan jika kedua pemeran lelaki dan perempuan merupakan mahasiswa yang pernah melakukan KKN di Desanya. Keduanya merupakan mahasiswa KKN dari kampus negeri ternama di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Benar kalau dia (Pemeran) KKN di Desa kami, tapi kalau masalah video ini saya sama sekali tidak tahu. Terus saya tanya ke semua staf Kadus juga endak ada yang tau informasinya," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan foto saat kegiatan KKN, pemeran lelaki diduga merupakan ketua KKN. Hal itu berdasarkan kedekatan antara keduanya.

"Yang cowok itu ketua KKNnya," ucapnya.

3. Diduga dilakukan di posko KKN

ilustrasi KKN (pexels.com/Rafael Atantya)

Aksi tidak bermoral tersebut diduga dilakukan didalam posko saat masih dalam masa KKN. Kades setempat mengatakan, Pelaksanaan KKN digelar pada bulan Desember 2025 dan berakhir 5 Februari 2026 dengan jumlah 10 orang, yang terdiri dari 4 orang laki dan 6 perempuan. Para mahasiswa tersebut menyewa rumah warga untuk dijadikan posko, dan tinggal bersama.

"Mereka menyewa rumah warga setempat sebagai posko. Masa KKN mereka telah berakhir dan kemarin penarikannya," pungkas Kades.

Sementara itu, saat ini Polres Lombok Timur akan melakukan penelusuran video tersebut. Polisi akan mencari tahu kebenaran dari video asusila itu.

"Kita akan cek dan telusuri kebenarannya," ujar Kasi Humas Polres Lombok Timur AKP Nicolas Usman.

Editorial Team