Mataram, IDN Times - Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dengan melakukan mark up atau penggelembungan harga tiket penyeberangan di Pelabuhan Kayangan Lombok Timur mendapatkan atensi dari Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Satgas Saber Pungli Provinsi NTB.
Wakil Ketua UPP Satgas Saber Pungli Provinsi NTB Ibnu Salim menegaskan pungli di sektor perhubungan menjadi atensi, termasuk seperti apa yang menjadi temuan Ombudsman RI Perwakilan NTB mengenai dugaan pungli tarif tiket di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur.
"Itu menjadi atensi UPP Satgas Saber Pungli. Tinggal nanti UPP Satgas Saber Pungli NTB mengkoordinasikannya, meneruskannya ke wilayah (UPP Satgas Saber Pungli Lombok Timur), di mana lokusnya terjadi," kata Ibnu dikonfirmasi di Kantor Gubernur NTB, Jumat (12/5/2023).
