Kupang, IDN Times - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, merespons kasus kematian seorang anak SD di Kabupaten Ngada. Anak tersebut diduga meninggal akibat tekanan ekonomi keluarga untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Menanggapi peristiwa itu, Melki menyebut kasus tersebut sebagai bentuk kegagalan pemerintah dalam mendeteksi dan menangani persoalan sosial sejak dini. Ia menilai sistem di berbagai level pemerintahan belum mampu hadir memberi solusi bagi keluarga yang membutuhkan.
"Kegagalan sistem yang ada di pemerintahan provinsi (NTT), (Pemkab) Ngada, hingga ke tingkat bawah. Kita gagal untuk bisa mendeteksi, membantu, dan memberi solusi untuk keluarga tersebut," jawab Melki saat diwawancarai di Kantor Gubernur NTT, Rabu (4/2/2026).
