Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
458d4b67bc484fee9a4b50c7a99c7817.jpg
KN Nipa siasati cuaca ekstrem hingga bisa tiba di Rote memasok BBM untuk PLN. (Dok PLN NTT)

Intinya sih...

  • Stok listrik aman sekitar 4,6 hari dengan tambahan 185 KL solar untuk PLTD Rote Ndao.

  • Pengamanan ketat polisi dilakukan selama proses distribusi BBM di pelabuhan Pantai Baru.

  • Manager ULP PLN Rote Ndao sempat ingatkan pemadaman bergilir hingga 31 Januari karena stok BBM terhambat cuaca ekstrem.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kupang, IDN Times - Kapal Negara (KN) Nipa milik Kantor Distrik Navigasi Kupang berhasil tiba di Kabupaten Rote Ndao membawa 185 kiloliter (KL) solar. Bahan Bakar Minyak (BBM) ini untuk kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Rote Ndao.

Kapal tersebut tiba di Pelabuhan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Selasa (27/1/2026) pukul 10.30 WITA, setelah mensiasati cuaca ekstrem di perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan pembatasan pelayaran.

Kepala Seksi Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) dan Armada Distrik Navigasi Kupang, Lazarus Bole Padi, menyatakan pelayaran memanfaatkan jeda cuaca sesuai rekomendasi dari BMKG.

1. Stok listrik aman sekitar 4,6 hari

KN Nipa siasati cuaca ekstrem hingga bisa tiba di Rote memasok BBM untuk PLN. (Dok PLN NTT)

Manager PLN Unit Layanan Pembangkit Listrik (ULPL) Kupang, Agung Subangun, menyatakan dengan tambahan 185 KL solar ini maka memperkuat ketahanan listrik di Rote. Tambahan ini masih bersifat sementara menunggu pelayaran untuk distribusi BBM lainnya.

“Pasokan ini setara kurang lebih 4,6 Hari Operasi Pembangkit (HOP). Rata-rata konsumsi sekitar 40 KL per hari untuk operasi mesin 24 jam. Jadi memang belum sepenuhnya aman, tapi sangat membantu menekan potensi pemadaman meluas,” jelasnya, dalam keterangan yang diterima Rabu (28/1/2026).

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono, mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam distribusi BBM di tengah cuaca buruk untuk operasional listrik di Rote Ndao saat ini.

Pihaknya juga berharap cuaca segera normal agar pasokan reguler bisa masuk dan sistem kelistrikan Rote pulih penuh.

2. Pengamanan ketat polisi

Pengawasan distribusi BBM yang dibawa KN Nipa ke PLN Rote Ndao. (Dok Polres Rote Ndao)

Proses pembongkaran atau loading atau pemindahan BBM dari kapal ke mobil tangki langsung dilakukan di area pelabuhan dengan pengawasan ketat aparat kepolisian.

Kapolsek Pantaibaru, IPDA Rolly A. Ndaong memimpin langsung operasi bersama personel Polsek Pantaibaru yang ikut disiagakan penuh guna memastikan keamanan dan kelancaran distribusi.

"Kami arahkan Kapolsek Pantaibaru melakukan pengamanan secara maksimal selama proses berlangsung. Pengamanan distribusi BBM ini menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan vital masyarakat,” ujar Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono.

3. Sempat ingatkan pemadaman bergilir

Pengawasan distribusi BBM yang dibawa KN Nipa ke PLN Rote Ndao. (Dok Polres Rote Ndao)

Sebelumnya Manager ULP PLN Rote Ndao, Yohanes Fernandes Lay membenarkan operasional PLTD terdampak stok BBM yang menipis karena terhambat cuaca ekstrem. Pihaknya sampai mengeluarkan kebijakan pemadaman listrik secara bergilir hingga 31 Januari 2026.

"Itu dilakukan selama pasokan BBM belum tiba agar mencegah terjadinya pemadaman total di seluruh Pulau Rote,” jelas dia.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot’ek, menjelaskan wilayah NTT memasuki periode rawan cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga akhir Februari 2026.

Editorial Team