Kupang, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), membenarkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) akibat cuaca buruk yang mengganggu distribusi via laut. Harga BBM pertalite bahkan menyentuh angka Rp50 ribu per liter pada tingkat pengecer.
Fuel Terminal Manager Pertamina Patra Niaga Maumere, Zakiudin telah menjelaskan ini kepada Pemkab Lembata. Distribusi akan berlanjut setelah izin pelayaran sudah diberikan kembali.
Sementara di lapangan polisi menemukan kenaikan harga BBM jenis Pertalite di saat stok BBM di SPBU terbatas dan dijual dengan penyesuaian.
