Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20250827-WA0056.jpg
Cat pada lintasan Sirkuit Mandalika mulai mengelupas dan dicat ulang menjelang MotoGP 2025. (dok. MGPA)

Lombok Tengah, IDN Times - Pertamina Mandalika International Circuit atau Sirkuit Mandalika kembali akan dipercantik atau dibenahi menjelang perhelatan MotoGP 2025. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) akan melakukan pengecetan ulang kerbs dan pembatas di pinggir trek Sirkuit Mandalika.

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria menjelaskan pengecatan ulang Sirkuit Mandalika untuk menjaga kualitas dan standar internasionalnya sebagai salah satu sirkuit terbaik di Asia. "Menjelang penyelenggaraan MotoGP pada 3-5 Oktober 2025, MGPA kembali memberikan perhatian serius pada kondisi lintasan, khususnya terkait pengecatan ulang kerbs dan pembatas di pinggiran trek," kata Priandhi, Rabu (27/8/2025).

1. Lapisan cat mengalami pengelupasan

Pemeriksaan lintasan Sirkuit Mandalika. (dok. MGPA)

Seiring waktu dan intensitas penggunaan Sirkuit Mandalika, kata Priandhi, cat yang melapisi kerbs, batas trek, dan area sisi kiri-kanan lintasan mengalami penurunan kualitas. Dia bersama tim teknis melakukan pemeriksaan langsung ke berbagai titik sirkuit untuk melihat kondisi terbaru cat yang digunakan.

Dia menjelaskan, pengecatan terakhir dilakukan pada MotoGP 2024. Sejak saat itu, lintasan Sirkuit Mandalika telah menjadi arena berbagai event besar seperti Mandalika Racing Series (MRS), Mandalika Festival of Speed (MFOS), ajang mobil bertenaga besar GT World Challenge Asia, hingga Porsche Carrera Cup Asia (PCCA) 2025.

"Intensitas tinggi dari sederet balapan tersebut membuat beberapa lapisan cat mengalami pengelupasan dan permukaan kerbs tampak hitam akibat gesekan ban," jelasnya.

2. Pengecatan ulang usai event ARRC 2025

Ilustrasi pengecatan ulang lintasan Sirkuit Mandalika. (dok. MGPA)

Priandhi menegaskan bahwa pengecatan ulang akan dilakukan setelah digelarnya Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025, yang berlangsung akhir pekan ini, 29-31 Agustus 2025. Keputusan tersebut diambil agar event ARRC tetap berjalan tanpa hambatan, sekaligus memberi waktu yang tepat untuk mengerjakan perawatan lintasan dengan maksimal.

“Kami ingin memastikan seluruh kegiatan balap berjalan lancar, sehingga proses pengecatan ulang akan kami mulai begitu ARRC selesai. Ini adalah bagian dari rutinitas pemeliharaan sirkuit yang harus selalu dijaga standarnya,” ungkap Priandhi.

Proses pengecatan ulang lintasan Sirkuit Mandalika tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa tahap teknis yang harus dipenuhi agar cat dapat menempel kuat dan tahan lama. Langkah pertama adalah membersihkan area yang akan dicat ulang. Pembersihan dilakukan dengan menggunakan jet-wash, gerinda, dan sikat kawat untuk membuat permukaan menjadi kasar. Dengan begitu, cat bisa menempel sempurna.

Setelah digerinda, area tersebut kembali dicuci hingga benar-benar bersih dari debu, kotoran, dan sisa karet ban. Selanjutnya pengecatan ulang dilakukan dengan menggunakan cat khusus yang telah dihomologasi oleh FIM dan FIA. Cat ini mengandung butiran kaca halus yang mampu meningkatkan daya cengkeram ban, baik dalam kondisi lintasan kering maupun basah.

"Cat jenis ini telah teruji pada berbagai ajang balap dunia dan menjadi standar keselamatan yang wajib diterapkan pada sirkuit internasional," terangnya.

3. Pengecatan ulang Sirkuit Mandalika dikerjakan tenaga kerja lokal NTB

Ilustrasi proses pembersihan lintasan Sirkuit Mandalika sebelum dilakukan pengecatan ulang. (dok. MGPA)

Priandhi menambahkan bahwa seluruh proses pengecatan lintasan akan ditangani oleh tenaga kerja lokal yaitu tim marshal MGPA yang berasal dari NTB. Para marshal ini sebelumnya telah mendapatkan pelatihan khusus pengecatan saat ajang MotoGP 2024, dan terbukti mampu mengerjakannya dengan baik sesuai standar internasional.

“Putra-putri NTB yang menjadi marshal volunteer sudah sangat berpengalaman. Pada MotoGP 2024, mereka berhasil membuktikan diri mampu menangani pengecatan lintasan dengan sangat baik. Kami percaya mereka kembali bisa melaksanakan tugas ini secara profesional,” ungkapnya.

Menurutnya, langkah ini menjadi bukti nyata bahwa MGPA tidak hanya fokus pada penyelenggaraan event, tetapi juga meningkatkan kemampuan dan kapasitas sumber daya manusia lokal dengan berbagai ilmu dan pelatihan.

Pengecatan lintasan hanyalah salah satu bentuk dari serangkaian perawatan yang dilakukan MGPA untuk menjaga kualitas sirkuit. Konsistensi ini menjadi bukti bahwa Mandalika tidak hanya siap menyambut event motorsport kelas dunia, tetapi juga memiliki komitmen dalam meningkatkan standar profesionalisme.

Selain itu, pemberdayaan putra-putri daerah NTB dalam setiap aspek teknis menunjukkan komitmen MGPA untuk menjadikan Mandalika bukan sekadar arena balap, tetapi juga pusat pembelajaran dan peningkatan kualitas SDM lokal.

"Dengan dilakukannya pengecatan ulang setelah ARRC 2025, Mandalika akan kembali tampil prima menyambut rangkaian event motorsport internasional selanjutnya," kata Priandhi.

Editorial Team