Bima, IDN Times - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat kasus aktif COVID-19 hingga 14 Desember 2023 sebanyak 1.499 kasus. Angka ini diperkirakan akan terus naik, karena bertepatan dengan liburan Natal dan Tahun Baru 2024.
Kabupaten Bima di Nusa Tenggara Barat (NTB) belum ada laporan kasus COVID-19. Karena pada layanan kesehatan seperti di puskesmas tidak ada lagi rapid test antigen sebagai alat untuk mendeteksi pasien Covid-19.
"Gak ada laporan kasus terbaru, karena di puskesmas gak ada lagi alat rapid antigen," kata Kabid P2PL Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Alamsyah dikonfirmasi Jumat (22/12/2023).
